Berita

Mojtaba Khamenei (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Mirror Now)

Dunia

Mojtaba Khamenei Diunggulkan jadi Pemimpin Tertinggi Iran

RABU, 04 MARET 2026 | 07:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Putra Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, dilaporkan menjadi kandidat terkuat untuk menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, sebagai pemimpin tertinggi Republik Islam Iran.

Informasi ini pertama kali diberitakan oleh The New York Times pada Selasa, 3 Maret 2026. Mengutip sejumlah pejabat Iran yang mengetahui pembahasan internal, laporan tersebut menyebut para ulama senior yang tergabung dalam Majelis Pakar - lembaga yang bertugas memilih pemimpin tertinggi - bahkan bisa mengumumkan keputusan mereka paling cepat pada Rabu pagi, waktu setempat.

Namun, proses ini tidak berjalan tanpa perdebatan. Sejumlah ulama dikabarkan memiliki keberatan terhadap penunjukan Mojtaba Khamenei. Mereka khawatir jika ia resmi menjadi pemimpin tertinggi, posisinya justru akan membuatnya menjadi target utama Amerika Serikat dan Israel di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.


Menurut laporan yang sama, para ulama telah menggelar dua pertemuan virtual pada Selasa untuk membahas suksesi kepemimpinan tersebut. 

Di saat yang sama, muncul laporan dari media Iran bahwa sebuah gedung di kota Qom dalam keadaan kosong ketika militer Israel (IDF) mengumumkan akan menargetkan lokasi tersebut dalam serangan udara. Gedung itu disebut-sebut terkait dengan Majelis Pakar.

Sebelumnya, media oposisi Iran yang berbasis di luar negeri, Iran International, juga mengklaim bahwa Mojtaba Khamenei telah dipilih sebagai pengganti ayahnya. Mereka mengutip “sumber-sumber terpercaya” yang menyebut keputusan tersebut sudah diambil.

Hingga kini, belum ada pengumuman resmi dari otoritas Iran terkait siapa yang akan menggantikan Ali Khamenei.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

34 Ribu Kendaraan Melintas Padalarang dan Lembang, Mayoritas Roda Dua

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:55

Tinjau Terminal Pulo Gebang, Seskab Teddy Jamin Arus Balik Lancar

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38

Akui Coretax Bermasalah, Purbaya Perpanjang Deadline Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:48

Energi Filipina Masuk Zona Waspada, Presiden Marcos Aktifkan Mode Siaga

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Penanganan Kasus Yaqut di KPK

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10

Emas Mulai Ditinggalkan, Investor Lirik Bitcoin sebagai Aset Aman

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:06

Mendagri: Sumbar Capai 100 Persen Pemulihan Pascabencana, Sumut-Aceh Belum

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Tren Nikah Melonjak Usai Lebaran, Kemenag Pastikan KUA Siaga Meski WFA

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:20

Ledakan Wisatawan Lebaran di Jabar, DPRD Ingatkan Waspada Bencana dan Pungli

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:01

IHSG Menguat ke Level 7.199 di Sesi I Rabu Siang, Ratusan Saham Menghijau

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:28

Selengkapnya