Berita

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq. (Foto: RMOLJateng/Istimewa)

Politik

Golkar Jateng Siap Beri Pendampingan Hukum buat Fadia Arafiq

RABU, 04 MARET 2026 | 05:38 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

DPD Partai Golkar Jawa Tengah menyatakan siap memberikan pendampingan hukum kepada Bupati Pekalongan Fadia Arafiq usai terjaring OTT KPK, jika ada permintaan. Ketua DPD Golkar Jateng Muhamad Saleh menegaskan partainya menghormati proses hukum dan menunggu perkembangan penyelidikan KPK.

DPD Partai Golkar Jawa Tengah siap memberikan pendampingan hukum kepada Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK, namun jika ada permintaan. Meski demikian, partai berlamang pohon beringin itu menegaskan menghormati proses hukum.

Hal itu diungkapkan Ketua DPD Golkar Jateng, Muhamad Saleh saat dihubungi wartawan. Dia menegaskan menghormati proses hukum dan menunggu penyelidikan dalam satu hari oleh KPK.


"Kami hargai proses hukum yang dilakukan penyidik KPK. Kita tunggu 1x24 jam dari KPK," kata Saleh dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Rabu, 4 Maret 2026.

Ia menjelaskan bakal melaporkan peristiwa itu ke tingkat DPP Golkar. Kemudian untuk pendampingan hukum, dia menegaskan menunggu perkembangan dan permintaan dari Fadia.

"Tentu semuanya nanti akan kami laporkan ke DPP Golkar jika sudah ada update terkini dari KPK. Terkait masalah pendampingan hukum, kami menunggu dari permintaan dari Bu Fadia. Jika memang membutuhkan pendampingan hukum," ucapnya. 

Dia menegaskan turut prihatin dengan OTT KPK yang menjaring mantan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan. Ia berharap hal itu menjadi pelajaran bagi kader lain.

Untuk diketahui, Fadia dan sejumlah pihak ditangkap dalam OTT KPK Bersama beberapa orang dan langsung dibawa ke gedung KPK di Jakarta.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

H+3 Lebaran Emas Antam Stagnan, Buyback Merosot Rp80 Ribu

Selasa, 24 Maret 2026 | 10:01

NTT Butuh Alat Berat dan Logistik Mendesak Pasca Banjir dan Longsor

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:47

Rahasia AC Mobil Tetap Beku di Tengah Kemacetan Arus Balik Lebaran 2026

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:40

Prabowo Telepon Presiden Palestina, Tegaskan Solidaritas dari Indonesia

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:34

Harga Minyak Anjlok 11 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:22

Menanti Pembukaan Bursa Usai Libur Lebaran: Peluang dan Risiko di Pasar Saham RI

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:01

Saham-saham Asia Terbang Usai Keputusan Trump

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:44

Iran: Tidak Ada Negosiasi dengan AS, Itu Berita Bohong untuk Manipulasi Pasar

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:33

Pasar Saham AS Melonjak Setelah Trump Tunda Serangan ke Iran

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:18

Leonid Radvinsky Wafat: Jejak Sang Raja Platform OnlyFans yang Fenomenal

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:07

Selengkapnya