Berita

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Jhonny Edison Isir. (Foto: Humas Polri)

Presisi

Mutasi AKBP Didik ke Yanma untuk Administrasi Pemecatan

SELASA, 03 MARET 2026 | 23:09 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Mabes Polri pastikan mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro bakal dipecat buntut kasus peredaran narkoba. 

Hal ini menanggapi Surat Telegram Terbaru dimana Didik dimutasikan ke Satuan Yanma (Pelayanan Markas).

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menegaskan bila mutasi terhadap Didik hanya untuk mempermudah administrasi pemecatan.


"Mutasi yang bersangkutan sebagai pamen yanma akan mempermudah proses administrasi personel dalam pelaksanaan putusan KKEP," kata Johnny kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026.

Dengan begitu, Johnny menjelaskan bila Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah berkomitmen secara tegas tidak akan menoleransi atau memberi perlindungan terhadap Didik.

"Tidak ada toleransi serta tidak ada perlakuan istimewa atau kekebalan hukum (impunitas) terhadap penegakan putusan kode etik dan proses pidana dalam perkara AKBP DPK," tegasnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri sudah menetapkan Didik sebagai tersangka penyalahgunaan narkoba karena kepemilikan koper berwarna putih yang berisi narkoba yang dititipkan ke Aipda Dianita di Tangerang Banten.

Tidak tanggung-tanggung, barang bukti narkoba yang ditemukan berupa sabu seberat 16,3 gram, ekstasi 49 butir dan 2 butir sisa pakai (23,5 gr), Aprazolam 19 butir, Happy Five 2 butir dan ketamin 5 gram.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya