Berita

CEO SiCepat Ekspres, Barry Lim. (Foto: Istimewa)

Bisnis

SiCepat Ekspansi ke Segmen B2B, Retail, hingga Internasional

SELASA, 03 MARET 2026 | 23:07 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PT SiCepat Ekspres Indonesia membidik capaian 100 persen national coverage, sekaligus memperluas ekspansi ke segmen B2B, penguatan retail, hingga layanan pengiriman internasional.

CEO SiCepat Ekspres, Barry Lim mengatakan, transformasi ini difokuskan pada penguatan fundamental perusahaan serta akselerasi pertumbuhan yang lebih berkelanjutan.

"Kami ingin menghadirkan solusi logistik yang semakin relevan dan kompetitif," kata Barry Lim  di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa 3 Maret 2026.


SiCepat memperkuat lini bisnis di segmen B2B melalui layanan logistik yang secara khusus menangani kebutuhan layanan logistik supply chain dan distribusi hingga custom lagistic. 

Langkah ini diambil untuk menangkap peluang pertumbuhan di sektor manufaktur, FMCG, retail chain, serta industri lain yang membutuhkan distribusi skala besar hingga kustomisasi proses logistik.

Selain penguatan B2B, SiCepat juga mengoptimalkan layanan pengiriman retail baik secara online maupun offine. Saat ini di online retail channet sudah tersedia SiCepat Apps dan SiCepat Dashboard untuk pengiriman di segmen C2C dan B2C.

Perusahaan logistik ini juga sedang memperluas jaringan retail offline melalui mitra sales & drop point dengan cakupan pengiriman ke seluruh Indonesia pada kuartal-2 tahun ini.

Di sisi lain, perusahaan juga memperluas cakupan servis hingga internasional yang akan beroperasi mulai kuartal dua tahun ini guna mendukung kebutuhan pengiriman lintas negara yang terus meningkat.

SiCepat juga menargetkan peningkatan revenue sebesar 25 persen di tahun ini, yang dimana pada tahun 2025 SiCepat mendapatkan peningkatan revenue sebanyak 16 persen.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya