Berita

Anggota Komite I DPD RI Muhammad Hidayattollah dalam dialog bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Selatan. (Foto: Istimewa)

Politik

Senator Dayat El: Pembangunan Indonesia Tak Boleh Tinggalkan Desa

SELASA, 03 MARET 2026 | 22:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pembangunan Indonesia tidak bisa terlepas dari desa. Aspirasi dari desa sudah seharusnya didengar pemerintah pusat sebagai pertimbangan perencanaan pembangunan.

Begitu dikatakan Anggota Komite I DPD RI Muhammad Hidayattollah dalam dialog bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam pertemuan tersebut, politisi yang akrab disapa Dayat El itu, berdialog langsung dengan jajaran Dinas PMD Kalsel terkait berbagai persoalan strategis desa di Kalimantan Selatan. 


Mulai dari penguatan kapasitas aparatur desa, optimalisasi pengelolaan dana desa, pengembangan BUMDes, hingga tantangan pemerataan pembangunan dan infrastruktur di wilayah terpencil. Menurutnya, desa merupakan fondasi utama pembangunan nasional.

“Pembangunan Indonesia tidak boleh meninggalkan desa. Dari desa untuk Indonesia, suara masyarakat desa di Kalsel harus sampai ke pusat, dan itu menjadi tanggung jawab kami,” tegas Dayat El dalam keterangan tertulis, Selasa 3 Maret 2026.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia desa agar mampu beradaptasi dengan transformasi digital serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. 

Dia menyatakan siap menjadi jembatan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar kebijakan yang lahir benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat desa.

"Dengan semangat 'Dari Desa untuk Indonesia', saya pastikan setiap aspirasi yang dihimpun akan diperjuangkan secara konkret," pungkasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya