Berita

(Foto: Dok. PTPN PalmCo)

Bisnis

Perluas Pemberdayaan Pandai Besi, PTPN IV PalmCo Sasar Pengrajin di Sumut

SELASA, 03 MARET 2026 | 19:03 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Perusahaan perkebunan pelat merah, PTPN IV PalmCo, terus memperkuat ekosistem rantai pasok usahanya dengan menggandeng para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Setelah sukses menjadikan pengrajin lokal di Provinsi Riau sebagai pemasok utama alat panen perkebunan, Subholding PTPN III (Persero) ini kini mereplikasi langkah serupa ke Provinsi Sumatera Utara, serta menjajaki potensi di Provinsi Jambi.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menjelaskan bahwa program ini merupakan manifestasi dari komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai tambah bagi perekonomian pedesaan di sekitar wilayah operasional perkebunan.


“Pemberdayaan UMKM pandai besi ini menjadi salah satu strategi penguatan rantai pasok inti perusahaan. Kami ingin memastikan bahwa alat panen yang digunakan di kebun-kebun PalmCo diproduksi oleh masyarakat sekitar,” ujar Jatmiko dalam keterangan tertulis, Selasa 3 Maret 2026.

Jatmiko menambahkan, standardisasi dan legalitas kelembagaan menjadi fokus utama PalmCo dalam mendampingi para pengrajin. Hal ini berkaca pada rekam jejak keberhasilan perusahaan saat membina Koperasi Merah Putih Teratak di Desa Teratak, Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar, Riau.

Berawal dari kelompok pengrajin kecil yang diberikan bantuan modal kerja, pelatihan, dan kepastian pembelian (off-taker) oleh PTPN IV PalmCo, Koperasi Merah Putih Teratak kini menjelma menjadi pemasok alat panen tunggal bagi operasional PalmCo di wilayah Riau. 

Prestasi ini bahkan membuat Pemerintah Kabupaten Kampar mengusulkan Koperasi Merah Putih Teratak sebagai satu dari tiga koperasi percontohan di tingkat nasional.

Melihat potensi besar tersebut, PTPN IV PalmCo kini tengah melakukan replikasi dan eskalasi program serupa di Sumatera Utara. Terdapat empat koperasi baru yang sedang diinkubasi oleh perusahaan.

Keempat koperasi tersebut meliputi Koperasi Berkah Pandai Besi di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Koperasi Simpati Maju Bersama di Kabupaten Asahan, Koperasi Produsen Pandai Besi Tanah Jawa di Kabupaten Simalungun, dan Koperasi Produsen Melati Jaya Steel di Kabupaten Serdang Bedagai. 

Secara kumulatif, inisiatif di Sumut ini telah merangkul puluhan tenaga kerja lokal yang sebelumnya bekerja secara perorangan dan berpencar.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya