Berita

Pengamat hukum dan politik Pieter C Zulkifli. (Foto: Istimewa)

Politik

Jokowi Effect jilid Dua: Elite Politik Ramai-ramai Gabung PSI

SELASA, 03 MARET 2026 | 18:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Gelombang perpindahan sejumlah politisi senior ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai bukan sekadar manuver jelang Pemilu 2029.

Misalnya, Ahmad Ali, Bestari Barus, Rusdi Masse Mappasessu, hingga Nina Agustina. Satu per satu nama dengan rekam jejak panjang di partai mapan memilih berlabuh ke partai berlambang gajah yang belum pernah lolos ke Senayan.

Pengamat hukum dan politik Pieter C Zulkifli menilai fenomena tersebut menunjukkan loyalitas kader partai politik kian lentur saat berhadapan dengan peluang elektoral dan orbit figur besar.


"Eksodus politisi senior ke PSI menandai babak baru realisme kekuasaan, ujian bagi 'Kandang Gajah' antara strategi elektoral dan integritas," kata Pieter Zulkifli dalam keterangannya, Selasa, 3 Maret 2026.

Menurutnya, migrasi elite seperti Ahmad Ali, Bestari Barus, Rusdi Masse Mappasessu, hingga Nina Agustina mencerminkan dominannya realisme kekuasaan dibanding romantisme ideologis.

Ia mengamini faktor mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai magnet utama. Fenomena ini disebut sebagai Jokowi Effect jilid dua, yakni pengaruh pascakepresidenan. 

Dalam sejarah, mantan presiden kerap menjadi episentrum loyalitas baru, seperti Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Namun, Pieter menilai eksodus ini juga dipicu kejenuhan struktural di partai lama dan ambisi personal mencari kendaraan lebih prospektif.

Ia mengingatkan, masuknya politisi senior memang memperkuat infrastruktur partai, tetapi berisiko mengikis identitas PSI sebagai partai alternatif anak muda jika tak dikelola profesional.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya