Berita

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Almuzzammil Yusuf. (Foto: Humas PKS)

Politik

PKS Dorong Pemerintah RI Ambil Inisiatif untuk Perdamaian di Timteng

SELASA, 03 MARET 2026 | 14:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Almuzzammil Yusuf, mengaku prihatinan atas eskalasi konflik yang kian memanas di Timur Tengah.

Merespons situasi tersebut, Almuzzammil meminta seluruh pihak yang terlibat untuk segera menahan diri dan saling menghormati, terlebih di tengah suasana bulan suci Ramadhan.

"Kami sangat prihatin dengan memanasnya situasi di kawasan Timur Tengah. Seluruh pihak seharusnya menahan diri dan saling menghormati. Mengingat saat ini umat Islam sedang berada di bulan suci Ramadhan. Sepatutnya antar pihak mengedepankan dialog untuk perdamaian," ujar Almuzzammil, Selasa, 3 Maret 2026.


Lebih lanjut, PKS menyoroti secara khusus dampak kemanusiaan dari eskalasi ini. PKS mengecam serangan dan agresi militer yang telah merenggut korban dari masyarakat sipil.

"PKS mengecam agresi militer Israel dengan dukungan dan partisipasi dari Amerika terhadap wilayah Iran yang telah menewaskan masyarakat sipil, khususnya anak-anak dan perempuan. Hukum humaniter internasional harus ditegakkan secara adil, dan hak asasi warga sipil tidak boleh dikorbankan demi ambisi atau ego geopolitik negara mana pun," tegas Almuzzammil.

Terkait dengan posisi Indonesia, PKS memberikan penekanan khusus pada nasib Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di kawasan konflik. Pemerintah Republik Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu), didesak untuk bergerak cepat.

"Keselamatan Warga Negara Indonesia di Iran dan negara-negara sekitarnya harus menjadi prioritas tertinggi pemerintah saat ini. Kami meminta Kemlu agar segera mengaktifkan crisis center yang responsif secara 24 jam, memberikan pembaruan imbauan keamanan, serta mematangkan skenario evakuasi sebelum situasi memburuk," tambah Almuzzammil.

Sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar dan penganut politik luar negeri Bebas Aktif, Almuzzammil menilai Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut menjaga perdamaian dunia. 

"PKS mendorong Pemerintah RI untuk mengambil inisiatif diplomatik di forum PBB maupun Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Di saat yang sama, PKS mengingatkan agar komunitas internasional tidak terdistraksi dari tragedi kemanusiaan yang masih terus berlangsung di Gaza. Stabilitas abadi di Timur Tengah tidak akan terwujud tanpa kemerdekaan penuh bagi rakyat Palestina," desak Almuzzammil.

PKS juga menyoroti ancaman rambatan konflik terhadap kondisi di tanah air, khususnya dari sektor ekonomi. 

"Pemerintah juga harus sangat waspada terhadap dampak ekonomi di dalam negeri. Langkah-langkah mitigasi untuk mengantisipasi lonjakan harga minyak dunia perlu disiapkan. Stabilitas ekonomi nasional harus dijaga agar harga bahan pokok tetap terjangkau dan daya beli masyarakat tetap terjaga, apalagi di bulan Ramadhan dan menjelang lebaran," lanjut Almuzzammil.

Terakhir, Almuzzammil menekankan perlunya kebersamaan antar elemen bangsa untuk menghadapi potensi krisis ke depan.

"Pemerintah dan kita semua, seluruh elemen bangsa mari bahu membahu bekerjasama menyiapkan Social Safety Net (Jaring Pengaman Sosial) bagi rakyat Indonesia dalam menghadapi perlambatan ekonomi (economic slowdown)," tutup Almuzzammil.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya