Berita

Melania Trump pimpin Sidang Dewan Keamanan PBB (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Sky News Australia)

Dunia

Melania Bicara Perlindungan Anak di DK PBB Saat Perang Iran Makin Panas

SELASA, 03 MARET 2026 | 13:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ibu Negara Amerika Serikat, Melania Trump, memimpin pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) yang membahas isu anak-anak dan pendidikan di tengah memanasnya konflik Iran.

Rapat tersebut digelar di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York pada Senin, 2 Maret 2026. Pertemuan ini berlangsung hanya dua hari setelah Presiden Donald Trump bersama Israel melancarkan serangan ke Iran, sehingga menambah sorotan terhadap langkah Melania.

Kehadiran Melania menjadi perhatian publik karena untuk pertama kalinya pasangan pemimpin negara yang sedang menjabat memimpin rapat Dewan Keamanan yang beranggotakan 15 negara. Momen ini juga dinilai kontras dengan situasi geopolitik yang sedang memanas.


Dalam pertemuan bertajuk “Children, Technology, and Education in Conflict”, Melania menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi toleransi dan perdamaian dunia.

“Amerika Serikat berdiri bersama semua anak-anak di seluruh dunia. Saya berharap perdamaian segera menjadi milik Anda,” ujar Melania, dikutip dari Reuters, Selasa 3 Maret 2026.

Menurut kantornya, kehadiran Melania bertujuan menegaskan komitmen AS dalam melindungi anak-anak yang terdampak konflik.

Namun, pertemuan tersebut dibayangi tuduhan serius dari Iran. Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, menuduh AS dan Israel bertanggung jawab atas serangan terhadap sebuah sekolah dasar perempuan di Kota Minab, Iran selatan, pada Sabtu sebelumnya. Ia mengklaim serangan itu menewaskan 165 siswi.

Iravani menyebut langkah AS menggelar pertemuan tentang perlindungan anak sebagai tindakan yang “memalukan dan munafik”, karena di saat yang sama, menurutnya, AS melakukan serangan rudal ke kota-kota Iran.

Menanggapi tudingan tersebut, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menegaskan bahwa Amerika tidak secara sengaja menargetkan sekolah.

Sementara itu, Duta Besar Israel untuk PBB menyatakan Israel menyesalkan setiap korban sipil. Ia juga menyebut adanya laporan lain yang menyatakan sekolah tersebut justru menjadi target Korps Garda Revolusi Iran, meski hingga kini belum ada kepastian mengenai klaim tersebut.

Peringatan UNICEF dan Sikap China
Badan anak-anak PBB, UNICEF, sebelumnya telah memperingatkan bahwa eskalasi militer di Timur Tengah menjadi momen berbahaya bagi jutaan anak di kawasan itu. Mereka juga menggemakan seruan Sekretaris Jenderal PBB untuk penghentian segera permusuhan.

Dalam rapat Dewan Keamanan, Duta Besar China untuk PBB, Fu Cong, menegaskan bahwa serangan terhadap sekolah merupakan pelanggaran berat terhadap anak-anak dan harus direspons dengan investigasi menyeluruh serta pertanggungjawaban yang jelas.

Selama masa kepresidenan suaminya, Melania relatif jarang tampil di ruang publik. Namun, ia dikenal pernah aktif dalam isu perlindungan anak. Pada 2025, ia bahkan menulis surat kepada Presiden Rusia Vladimir Putin untuk meminta pemulangan anak-anak Ukraina yang dibawa ke Rusia selama perang.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Program Kurban Presiden dari APBN Punya Dampak Sosial dan Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:20

Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:11

Belum Hari Kemerdekaan, Rupiah Sudah di Atas Rp17.845 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:10

Bantuan Kurban Presiden dari APBN Lebih Tepat Disebut Program Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:06

Guru Berhak Dapat Kehidupan Layak Sesuai Pasal 27 UUD 1945

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:02

Iduladha di KBRI Madrid Jadi Obat Rindu Diaspora pada Masakan Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:57

Pimpin Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal, Nasaruddin Umar: InsyaAllah Aman dan Sesuai Syariat

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:48

Harga Emas Antam Ambruk Rp31.000, Turun ke Rp2,75 Juta per Gram

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:40

Tak Boleh Asal Sembelih, Ini Standar Kurban Ketat di Istiqlal

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:26

Pemerintah Kejar Net Zero Emission Lewat Proyek Panas Bumi

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23

Selengkapnya