Berita

Suasana loket tiket bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Nusantara

Tarif Mulai Naik, Pemudik Serbu Tiket Bus di Terminal Kampung Rambutan

SELASA, 03 MARET 2026 | 12:34 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mendekati arus mudik lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, penjualan tiket bus di Terminal Bus Kampung Rambutan mengalami lonjakan signifikan. Peningkatan terjadi baik pada pembelian secara daring maupun langsung di loket terminal.

Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain mengatakan, sejumlah rute favorit mulai dipadati pemesan, terutama tujuan Yogyakarta, Malang, Surabaya, serta berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur. 

"Mayoritas calon penumpang memesan tiket untuk keberangkatan 17 maupun 18 Maret atau H-3 dan H-4 Lebaran," ujarnya, Selasa, 3 Maret 2026.


Mayoritas masyarakat yang mengalami kendala pembelian secara daring dapat langsung datang ke terminal untuk membeli atau memesan tiket melalui loket resmi perusahaan otobus (PO).

"Biasanya memang terjadi kenaikan tarif dasar angkutan Lebaran sekitar H-7 dengan besaran yang ditentukan masing-masing PO. Namun, semua harus mengikuti ketentuan pemerintah," terangnya.

Penanggung Jawab PO Bus Sinar Jaya Terminal Kampung Rambutan, Sutrisno Rico menjelaskan, pemesanan untuk rute jarak jauh meningkat tajam. Untuk itu, PO juga menyiapkan armada tambahan untuk mengantisipasi melonjaknya penumpang arus mudik.

"Saat ini untuk tarif tujuan Pemalang yang semula Rp 120.000 naik menjadi Rp 150.000 mulai 10 Maret. Kemungkinan berpotensi mencapai Rp 270.000 mendekati H-1 Lebaran," ungkapnya.

Sementara itu, calon pemudik asal Bumi Serpong Damai, Tangerang, Doni (54) memilih membeli tiket lebih awal untuk keberangkatan 15 Maret menuju Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah. 

"Saya beli sekarang karena takut kehabisan tiket. Harganya masih normal, Rp 180.000. Pelayanan di Terminal Kampung Ramputan sangat baik, aman, dan nyaman," tandasnya.



Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya