Ilustrasi. (Foto: Humas Telkom)
Ilustrasi. (Foto: Humas Telkom)
Executive General Manager Digital Product Telkom Indonesia Komang Budi Aryasa mengatakan penting bagi perusahaan untuk memiliki batasan bagi para pegawainya dalam pemanfaatan AI.
“Pada saat kita meng-upload dokumen itu maka dokumen itu tersimpan di server-nya mereka. Pada saat ada orang lain yang mem-promt hal yang sama, itu bisa di-deliver dokumen kita ke orang lain, (termasuk) bisa jadi kompetitor (bisnis) kita, bisa jadi orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Nah terjadilah kebocoran data,” ujar Komang dikutip ANTARA di Jakarta, Senin, 2 Maret 2026.
Populer
Jumat, 04 September 2026 | 20:28
Kamis, 03 September 2026 | 14:46
Selasa, 01 September 2026 | 15:17
Selasa, 01 September 2026 | 01:59
Sabtu, 05 September 2026 | 16:59
Sabtu, 05 September 2026 | 19:53
Selasa, 01 September 2026 | 11:03
UPDATE
Senin, 07 September 2026 | 22:28
Senin, 07 September 2026 | 22:10
Senin, 07 September 2026 | 21:55
Senin, 07 September 2026 | 21:35
Senin, 07 September 2026 | 21:28
Senin, 07 September 2026 | 21:15
Senin, 07 September 2026 | 20:50
Senin, 07 September 2026 | 20:48
Senin, 07 September 2026 | 20:46
Senin, 07 September 2026 | 20:31