Ilustrasi. (Foto: Humas Telkom)
Ilustrasi. (Foto: Humas Telkom)
Executive General Manager Digital Product Telkom Indonesia Komang Budi Aryasa mengatakan penting bagi perusahaan untuk memiliki batasan bagi para pegawainya dalam pemanfaatan AI.
“Pada saat kita meng-upload dokumen itu maka dokumen itu tersimpan di server-nya mereka. Pada saat ada orang lain yang mem-promt hal yang sama, itu bisa di-deliver dokumen kita ke orang lain, (termasuk) bisa jadi kompetitor (bisnis) kita, bisa jadi orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Nah terjadilah kebocoran data,” ujar Komang dikutip ANTARA di Jakarta, Senin, 2 Maret 2026.
Populer
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27
Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00
Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18
Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21
Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19
Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30
UPDATE
Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:38
Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21
Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:57
Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:45
Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:39
Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:28
Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:13
Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:00
Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:48
Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:38