Berita

SKK Migas Mulai Implementasi FID Lapangan Gas Mako Blok Duyung. (Foto: Dok. SKK Migas)

Bisnis

SKK Migas Mulai Implementasi FID Lapangan Gas Mako Blok Duyung

SENIN, 02 MARET 2026 | 18:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

SKK Migas bersama Conrad Asia Energy resmi memulai tahap implementasi Final Investment Decision (FID) pengembangan Lapangan Gas Mako di Wilayah Kerja Duyung, lepas pantai Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau. Proyek ini akan dioperasikan West Natuna Exploration Limited (WNEL).

Penandaan dimulainya tahap implementasi dilakukan dalam seremoni di Kantor SKK Migas, Jakarta, Senin, 2 Maret 2026 dihadiri Kepala SKK Migas Djoko Siswanto dan pengusaha Hashim S Djojohadikusumo, serta perwakilan Ditjen Migas, PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), Bank Negara Indonesia (BNI), dan jajaran manajemen SKK Migas.

Sebagai bagian dari kepastian komersialisasi, WNEL telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas (Gas Sales Agreement/GSA) dengan PLN EPI sebagai offtaker. Kesepakatan tersebut menjadi fondasi kelayakan proyek sekaligus menjamin penyerapan gas untuk kebutuhan pembangkit listrik nasional.


“Keputusan investasi ini menunjukkan komitmen pemerintah dan KKKS dalam mempercepat pengembangan lapangan gas potensial. Lapangan Mako diharapkan memberi kontribusi signifikan terhadap produksi gas nasional,” ujar Djoko.

Ia memastikan SKK Migas akan mengawal proyek agar berjalan tepat waktu, tepat biaya, serta memenuhi standar keselamatan dan kepatuhan regulasi.

Tahap implementasi pasca-FID menandai masuknya proyek ke fase utama pengembangan, meliputi engineering, procurement, konstruksi, pengeboran, instalasi lepas pantai, hingga commissioning dan start-up.

Proyek Gas Mako ditargetkan mencapai produksi perdana (first gas) pada kuartal IV 2027.

Chairman Conrad Asia Energy Peter Botten menyebut pencapaian FID merupakan hasil kolaborasi erat antara KKKS Wilayah Kerja Duyung, SKK Migas, pemerintah, PLN EPI sebagai pembeli gas, serta mitra nasional.

Sementara itu, CEO Arsari Group Hashim Djojohadikusumo menegaskan keterlibatan pihaknya merupakan bagian dari komitmen jangka panjang mendukung ketahanan energi nasional.

“Kami optimistis proyek ini dapat berjalan profesional, tepat waktu, dan memberikan kontribusi nyata bagi penerimaan negara serta penguatan ketahanan energi Indonesia,” ujar Hashim.

Lapangan Gas Mako diproyeksikan mulai beroperasi pada akhir 2027 dan diharapkan menjadi salah satu penopang produksi gas nasional di tengah kebutuhan energi domestik yang terus meningkat.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya