Berita

Ilustrasi Perayaan Cap Go Meh di Indonesia (Sumber: Gemini Generated Image)

Nusantara

5 Destinasi Terbaik untuk Merayakan Cap Go Meh 2026 di Indonesia

SENIN, 02 MARET 2026 | 16:59 WIB | OLEH: TIFANI

Perayaan Cap Go Meh 2026 menjadi momen yang paling dinantikan setelah rangkaian Tahun Baru Imlek. Tradisi yang jatuh pada hari ke-15 setelah Imlek ini identik dengan pawai budaya, pertunjukan barongsai, atraksi tatung, hingga festival kuliner khas Tionghoa yang meriah. 

Di berbagai daerah di Indonesia, Cap Go Meh tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga agenda wisata budaya yang menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara. Setiap destinasi menawarkan pengalaman unik, mulai dari ritual sakral hingga hiburan rakyat yang penuh warna.

Lantas, kota mana saja yang paling direkomendasikan untuk menyaksikan kemeriahan Cap Go Meh 2026?


1. Bogor Street Festival

Perayaan Cap Go Meh di Kota Bogor dikenal dengan nama Bogor Street Festival. Agenda tahunan ini digelar di sepanjang Jalan Suryakencana, kawasan pecinan yang menjadi pusat akulturasi budaya Tionghoa dan Sunda. Ribuan peserta terlibat dalam pawai budaya yang menampilkan barongsai, liong, kesenian tradisional, hingga parade kostum tematik yang memikat perhatian pengunjung.

Acara ini biasanya dihadiri wisatawan dari berbagai daerah karena menyuguhkan perpaduan ritual keagamaan dan hiburan rakyat dalam satu rangkaian kegiatan. Selain itu, deretan kuliner legendaris di sekitar Suryakencana turut menambah daya tarik perayaan Cap Go Meh di Bogor.

2. Pecinan Glodok & Pantjoran PIK

Di Jakarta, perayaan Cap Go Meh dapat dinikmati di kawasan Pecinan Glodok serta Pantjoran PIK. Glodok menawarkan suasana klasik khas pecinan tertua di Ibu Kota dengan atraksi barongsai, pertunjukan musik tradisional, serta ritual doa di kelenteng-kelenteng bersejarah.

Sementara itu, Pantjoran PIK menghadirkan konsep perayaan yang lebih modern tanpa meninggalkan unsur tradisi. Pengunjung dapat menyaksikan pertunjukan naga Liong UV yang spektakuler pada malam hari, berfoto dengan dekorasi lampion megah, serta menikmati festival kuliner yang memadukan hidangan tradisional dan kekinian.

3. Jappa Jokka Makassar

Festival Jappa Jokka menjadi salah satu perayaan Cap Go Meh khas Makassar. Istilah “Jappa Jokka” yang berarti berjalan-jalan dalam bahasa Makassar mencerminkan konsep acara ini sebagai festival rakyat yang terbuka untuk umum.

Rangkaian kegiatan biasanya meliputi pawai budaya, pertunjukan barongsai, panggung hiburan, hingga bazar UMKM. Perayaan ini tidak hanya mempererat hubungan antar-etnis, tetapi juga memperkuat citra Makassar sebagai kota dengan toleransi dan keberagaman budaya yang tinggi.

4. Pawai Tatung Singkawang

Kota Singkawang dikenal luas sebagai salah satu pusat perayaan Cap Go Meh terbesar di Indonesia. Daya tarik utamanya adalah Pawai Tatung, yakni ritual arak-arakan para tatung yang menampilkan atraksi ekstrem sebagai simbol penolak bala.

Perayaan ini memadukan unsur budaya Tionghoa, Melayu, dan Dayak dalam satu harmoni yang unik. Selain pawai naga dan barongsai yang megah, suasana kota juga dipenuhi dekorasi lampion dan panggung hiburan yang menjadikan Singkawang sebagai destinasi favorit wisatawan domestik maupun mancanegara saat Cap Go Meh.

5. Pasar Imlek Semawis Semarang

Di Semarang, kawasan pecinan menjadi pusat kemeriahan Cap Go Meh melalui Pasar Imlek Semawis. Festival ini menghadirkan pasar kuliner malam dengan ratusan stan makanan khas Imlek, mulai dari lumpia hingga kue keranjang.

Lampion warna-warni menghiasi sepanjang kawasan, menciptakan suasana yang semarak dan fotogenik. Selain berburu kuliner, pengunjung juga dapat menikmati pentas seni tradisional, pertunjukan barongsai, serta berbagai kegiatan budaya yang memperkaya pengalaman merayakan Cap Go Meh 2026 di Semarang.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya