Berita

Gelaran Indonesia Sharia and Halal Top Brand Awards 2026 (Foto: Istimewa)

Bisnis

Target Pusat Halal Dunia 2029, Kolaborasi Lintas Sektor RI Jadi Kunci

SENIN, 02 MARET 2026 | 14:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ambisi Indonesia menjadi pusat halal dunia pada 2029 tidak bisa berjalan sendiri. 

Diperlukan sinergi kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan agar target besar tersebut benar-benar terwujud.

Hal itu disampaikan Deputi Bidang Pembinaan dan Pengawasan Jaminan Produk Halal, E. A Chuzaemi Abidin di acara Indonesia Sharia and Halal Top Brand Awards 2026 yang digelar Warta Ekonomi, seperti dikutip Senin, 2 Maret 2026.


Menurut Chuzaemi, kolaborasi lintas sektor merupakan fondasi utama untuk mengejar ketertinggalan dari negara lain yang saat ini memimpin ekonomi halal global.

“Kalau kita tidak bersinergi antara pemerintah, pihak swasta dan seluruh stakeholder, saya yakin Indonesia sangat sulit mengejar tadi Malaysia yang di peringkat pertama dan Saudi Arabia yang di peringkat kedua,” ujar Chuzaemi.

Sinergi yang diperlukan mencakup harmonisasi kebijakan, penguatan regulasi, serta dukungan konkret terhadap pelaku usaha halal dari hulu hingga hilir.

Chuzaemi juga menyoroti sejumlah tantangan yang masih membayangi pengembangan industri halal nasional. Salah satunya adalah keterbatasan pembiayaan syariah untuk mendukung sektor ekonomi halal, serta masih banyaknya perusahaan yang belum memiliki sertifikasi halal.

Karena itu, ia menegaskan bahwa orkestrasi kebijakan dan kolaborasi menyeluruh menjadi kunci agar Indonesia dapat menjadi pemain utama industri halal global dalam beberapa tahun mendatang. 

Perkembangan ekonomi syariah nasional terus menunjukkan akselerasi signifikan.

Total aset keuangan syariah meningkat dari Rp6.193 triliun pada 2021 menjadi Rp10.257 triliun pada 2025, dengan pangsa pasar mencapai 30,3 persen dari total aset keuangan nasional. Rasio aset keuangan syariah terhadap PDB bahkan telah menyentuh 54 persen.

Dominasi pasar syariah juga tercermin dari kontribusi 45,9 persen terhadap total aset dengan pertumbuhan tahunan 25 persen. 

Kapitalisasi pasar keuangan syariah nasional tercatat Rp9.981,8 triliun per November 2025 atau tumbuh lebih dari 45 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sisi perdagangan, ekspor produk halal Indonesia pada Januari-Oktober 2024 mencapai 41,4 miliar dolar AS dan mencatat surplus signifikan. 

Pemerintah pun menempatkan ekonomi halal dan keuangan syariah sebagai sumber pertumbuhan baru dalam RPJMN 2025-2029 melalui penguatan industri halal dan percepatan sertifikasi halal bagi UMKM.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kemlu: PT DSI Tingkatkan Kepercayaan Global terhadap Ekspor RI

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:20

Pantai Gading Perkuat Dukungan untuk Inisiatif Otonomi Sahara Maroko

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:07

Penduduk Indonesia Bertambah 1,4 Juta Jiwa

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:03

Pidato Prabowo Cerminkan Optimisme Menjaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:02

KPK Panggil Plt Bupati Tulungagung dan Sejumlah Pejabat dalam Kasus Dugaan Pemerasan

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:53

Kemenkeu dan BI Harus Bisa Menerjemahkan Keinginan Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:41

Polisi Tetapkan Sopir Green SM Tersangka Taksi vs KRL di Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:26

Sembilan WNI Jalani Visum dan Tes Kesehatan di Turki

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:26

IKN Disiapkan Jadi Superhub Ekonomi Baru Indonesia

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:20

Semen Indonesia Pangkas Empat Anak Usaha dalam Program Streamlining

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:16

Selengkapnya