Berita

Ilustrasi (RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Neraca Dagang RI Surplus 69 Bulan Beruntun, Nilainya Menciut Jadi 950 Juta Dolar

SENIN, 02 MARET 2026 | 13:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Neraca dagang Indonesia tercatat surplus sebesar 950 juta Dolar AS atau setara Rp16 triliun. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) surplus ini menjadi yang ke-69 bulan beruntun sejak Mei 2020.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, merinci surplus ini disumbang kinerja ekspor yang mencapai 22,16 miliar Dolar AS, sementara impor 21,20 miliar Dolar AS.

Meski demikian, surplus ini lebih rendah dibanding akhir tahun lalu sebesar 2,52 miliar Dolar AS pada Desember 2025. 


Ateng menyebut, neraca perdagangan awal tahun terutama ditopang surplus sektor nonmigas yang mencapai 3,22 miliar Dolar AS.

"Komoditi penyumbang surplus pada nonmigas yaitu lemak dan minyak hewan nabati, bahan bakar mineral, serta besi dan baja," ujar Ateng dalam konferensi pers, Senin 2 Maret 2026.

Sementara itu, neraca perdagangan migas masih mencatatkan defisit sebesar 2,27 miliar Dolar AS. Defisit tersebut terutama berasal dari komoditas minyak mentah, hasil minyak, dan gas.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya