Berita

Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono.(Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

DPR Wanti-wanti Efek Domino Eskalasi Militer Timur Tengah terhadap Ekonomi RI

SENIN, 02 MARET 2026 | 11:07 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Efek domino eskalasi militer di Timur Tengah berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi dan kepentingan nasional Indonesia.

Peringatan itu disampaikan menyusul meningkatnya konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel, termasuk serangan militer yang dilaporkan menewaskan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. 

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menilai situasi tersebut menuntut kesiapan penuh pemerintah dalam mengantisipasi berbagai dampak yang mungkin meluas ke dalam negeri.


“Eskalasi militer di kawasan Timur Tengah menuntut kesiapan penuh dari Pemerintah Indonesia untuk mengantisipasi berbagai dampak terhadap kepentingan nasional,” ujar Dave dalam keterangannya, Senin, 2 Maret 2026.

Menurut Dave, dampak konflik tidak hanya berhenti pada aspek keamanan global, tetapi juga dapat merembet ke sektor energi dan perdagangan internasional. Ia mengingatkan potensi gejolak harga minyak dunia dan gangguan rantai pasok global yang bisa memukul stabilitas ekonomi nasional jika tidak diantisipasi sejak dini.

“Pemerintah perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gejolak pasar energi dan terganggunya rantai pasok global, karena keduanya dapat berimplikasi langsung pada stabilitas ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat,” kata Dave.

Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar respons pemerintah berjalan efektif dan terintegrasi, termasuk penyusunan skenario kontinjensi menghadapi kemungkinan konflik yang semakin meluas.

Di sisi lain, Dave menegaskan Indonesia tidak cukup hanya bersikap netral dalam menyikapi konflik tersebut. Sebagai negara dengan politik luar negeri bebas aktif, Indonesia dinilai perlu mengambil peran diplomatik yang lebih konstruktif.

“Sebagai negara dengan politik luar negeri bebas aktif, Indonesia memiliki tanggung jawab moral untuk tidak sekadar bersikap netral, tetapi juga aktif mendorong terciptanya perdamaian,” ujarnya.

Ia menyebut upaya tersebut dapat ditempuh melalui forum internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Organisasi Kerja Sama Islam, termasuk membuka peluang Indonesia menjadi fasilitator mediasi. Langkah diplomasi, katanya, harus dijalankan hati-hati dan tetap berlandaskan prinsip politik luar negeri bebas aktif.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya