Berita

PM Inggris Keir Starmer (Foto: EWN)

Dunia

Inggris Izinkan AS Gunakan Pangkalan Militernya untuk Serang Iran

SENIN, 02 MARET 2026 | 09:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer telah menyetujui permintaan Amerika Serikat untuk menggunakan pangkalan militernya dalam operasi serangan defensif terhadap Iran. 

Dalam pernyataan video pada Minggu, 2 Maret 2026, Starmer mengatakan AS akan memakai pangkalan Inggris untuk tujuan defensif yang spesifik dan terbatas guna menghancurkan rudal Iran di sumbernya. 

Ia menekankan keputusan tersebut didasarkan pada prinsip collective self-defence demi melindungi sekutu dan warga Inggris, seraya menuding Iran menjalankan strategi bumi hangus.


“Kami telah mengambil keputusan untuk menerima permintaan ini guna mencegah Iran menembakkan rudal di seluruh wilayah, membunuh warga sipil yang tidak bersalah, membahayakan nyawa warga Inggris, dan mengenai negara-negara yang tidak terlibat," tegasnya, seperti dikutip dari BBC

AS diduga akan menggunakan RAF Fairford di Gloucestershire dan Diego Garcia di Samudra Hindia untuk melancarkan serangan terhadap lokasi rudal Iran. 

Kedua pangkalan tersebut sebelumnya memang pernah digunakan AS untuk misi pengeboman jarak jauh

Meski demikian, pemerintah Inggris belum secara eksplisit menyatakan apakah mereka mendukung legalitas penuh serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran.

Serangan AS dan Israel ke Iran dimulai Sabtu dini hari, 28 Februari 2026 di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump.

Iran kemudian membalas dengan menyerang aset dan negara-negara yang memiliki kehadiran militer AS di kawasan, termasuk Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Irak.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya