Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Harga Emas Meroket di Tengah Perang Iran

SENIN, 02 MARET 2026 | 08:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia melesat tajam di tengah memanasnya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran. 

Ketegangan geopolitik yang meningkat membuat investor global berbondong-bondong memburu emas sebagai aset safe haven atau lindung nilai.

Pada perdagangan Senin, 2 Maret 2026, harga emas melonjak 1,4 persen ke level 5.360,49 Dolar AS per troy ons. Ini menjadi pertama kalinya emas kembali menembus level 5.300 Dolar AS sejak Desember 2025.


Berdasarkan data Refinitiv, harga emas dunia berada di posisi 5.277,29 Dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat, menguat 1,74 persen dalam sehari. 

Level tersebut menjadi yang tertinggi dalam sebulan terakhir, tepatnya sejak 30 Januari 2026. Secara mingguan, emas bahkan mencatat kenaikan signifikan sebesar 3,41 persen.

Jika ketegangan terus berlanjut, bukan tidak mungkin harga emas kembali mencetak rekor baru dalam waktu dekat.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kemlu: PT DSI Tingkatkan Kepercayaan Global terhadap Ekspor RI

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:20

Pantai Gading Perkuat Dukungan untuk Inisiatif Otonomi Sahara Maroko

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:07

Penduduk Indonesia Bertambah 1,4 Juta Jiwa

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:03

Pidato Prabowo Cerminkan Optimisme Menjaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:02

KPK Panggil Plt Bupati Tulungagung dan Sejumlah Pejabat dalam Kasus Dugaan Pemerasan

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:53

Kemenkeu dan BI Harus Bisa Menerjemahkan Keinginan Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:41

Polisi Tetapkan Sopir Green SM Tersangka Taksi vs KRL di Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:26

Sembilan WNI Jalani Visum dan Tes Kesehatan di Turki

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:26

IKN Disiapkan Jadi Superhub Ekonomi Baru Indonesia

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:20

Semen Indonesia Pangkas Empat Anak Usaha dalam Program Streamlining

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:16

Selengkapnya