Berita

Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan. (Foto: RMOLJabar/Istimewa)

Presisi

Kapolda Jabar Ajak Warga Bersedekah Bantu Pembangunan Rutilahu

SENIN, 02 MARET 2026 | 03:49 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan angkat suara terkait masih ditemukannya warga yang hidup dalam kategori kemiskinan ekstrem di sejumlah wilayah Jawa Barat (Jabar). 

Temuan itu mencakup rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang dihuni warga dengan kemampuan ekonomi sangat terbatas.

Menurut Rudi, jajaran Polda Jabar tidak tinggal diam melihat kondisi tersebut. Polda Jabar disebutnya telah turun langsung, berkomunikasi, dan melakukan peninjauan lapangan di beberapa titik.


"Ya, kami Polda Jabar tergerak melihat kondisi beberapa masyarakat kita yang masuk kategori kemiskinan ekstrem," kata Rudi dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Minggu malam, 1 Maret 2026.

Ia menjelaskan saat ini masih banyak ditemukan rumah dengan kondisi memprihatinkan, sementara penghuninya tidak memiliki kemampuan finansial untuk melakukan perbaikan.

"Di beberapa tempat kami menemukan, berkomunikasi, atau melihat masih ada rumah yang tidak layak huni. Kondisinya si penghuni tersebut memang tidak mampu untuk meningkatkan, memperbaiki, atau meningkatkan taraf hidupnya," bebernya.

Pada bulan suci Ramadan, ia menyampaikan, menjadi momentum strategis untuk mendorong solidaritas sosial. Maka dari itu, bagi masyarakat, khususnya yang memiliki kelebihan rezeki untuk menyisihkan sebagian hartanya guna membantu pembangunan Rutilahu.

"Untuk itu kami mengimbau semuanya, teman-teman, apalagi di bulan suci Ramadan ini untuk menyisihkanlah sedikit rezekinya bersedekah untuk pembangunan Rutilahu," tegasnya.

Seruan tersebut sekaligus menjadi refleksi bahwa persoalan kemiskinan ekstrem dan hunian tidak layak masih menjadi pekerjaan rumah serius di Jawa Barat. Di tengah geliat pembangunan dan pertumbuhan kawasan industri, fakta di lapangan menunjukkan masih ada warga yang bertahan hidup di rumah yang jauh dari standar kelayakan.

Meski tidak merinci jumlah titik atau target renovasi, ia mengungkapkan, Polda Jabar mengisyaratkan pendekatan kolaboratif dengan berbagai elemen, baik internal kepolisian maupun masyarakat.

"Langkah ini menegaskan bahwa fungsi kepolisian tidak hanya sebatas penegakan hukum dan pengamanan, tetapi juga memiliki dimensi sosial dalam merespons persoalan kemasyarakatan," pungkasnya.


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya