Berita

Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai. (Foto: Istimewa)

Politik

Pigai Beri Penghargaan Sobat HAM untuk Mahfud MD dan Uceng

MINGGU, 01 MARET 2026 | 12:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM, Mahfud MD, menegaskan bahwa pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak profesional berpotensi melanggar hak asasi manusia (HAM).

Pernyataan itu disampaikan Mahfud saat menanggapi Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, yang sebelumnya menyebut penolakan terhadap program MBG, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih sebagai tindakan yang menentang HAM.

Sebelumnya Natalius Pigai dan Guru Besar Hukum Kelembagaan Negara di Universitas Gadjah Mada (UGM) Zainal Arifin Mochtar atau akrab disapa Uceng juga saling berbalas kicauan di media sosial X. Saling serang keduanya pun berujung pada tantangan debat terbuka soal isu HAM.


Pigai menjelaskan bahwa HAM adalah konsep yang sangat luas dan tidak bisa disederhanakan hanya pada pasal dan ayat dalam undang-undang.

“Hak Asasi Manusia itu intangible asset termahal di dunia yang penuh dengan filosofis, prinsip-prinsip, nilai, ilmu pengetahuan, instrumen internasional (universalitas), kebajikan dan kearifan khusus (partikularitas), fenomena, masalah dan solusi,” ujar Pigai lewat akun X miliknya, Minggu, 1 Maret 2026.

Ia menambahkan, HAM memiliki sistem keadilan tersendiri dan tidak hanya mengatur hubungan antar manusia, tetapi juga relasi dengan nilai, alam, negara, rakyat, perilaku hidup bernegara, bahkan relasi dengan Tuhan.

“HAM itu bukan Hukum Tata Negara yang para ahli menilai kebijakan pemerintah berdasarkan pasal dan ayat yang tertulis dalam berbagai undang-undang. Bukan seperti seorang memasak makanan menggunakan buku panduan Teknologi Tepat Guna (TTG),” tuturnya.

Meski demikian, Pigai mengaku menghargai kritik yang disampaikan. Ia bahkan menyampaikan apresiasi kepada Mahfud dan Zainal Arifin Mochtar.

“Tapi saya senang banyak orang yang walaupun tidak paham tetapi mereka peduli. Mereka adalah penikmat HAM dan orang-orang yang menghormati HAM sesungguhnya. Dari hati lubuk hati yang paling dalam saya ucapkan terima kasih untuk Prof Dr Mahfud MD dan Prof Dr Zainal Arifin Mochtar. Saya mau beri penghargaan sebagai Sobat HAM,” pungkas Pigai.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya