Berita

Ketua Umum Muhammadiyah 2005-2015, Prof Din Syamsuddin (Foto: Instagram)

Dunia

Din Syamsuddin Nilai Serangan AS-Israel Bisa Porak-porandakan Dunia Islam

MINGGU, 01 MARET 2026 | 12:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketua Komite Pengarah Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP), Din Syamsuddin, menilai serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran sebagai bentuk agresi terang-terangan yang mengancam stabilitas kawasan dan dunia. 

“Konflik Israel-Amerika Serikat vs Iran potensial menyulut Perang Regional bahkan Perang Global (Perang Dunia Ketiga), serta memporak-porandakan Dunia Islam,” ungkapnya dalam sebuah pernyataan tertulis, seperti dikutip Minggu, 1 Maret 2026. 

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah dua periode itu menyebut serangan AS-Israel tidak memiliki legitimasi hukum internasional dan merupakan bentuk terorisme yang nyata di level negara. 


“Serangan tersebut tidak dapat dibenarkan (unjustified), melanggar hukum internasional, dan merupakan bentuk terorisme nyata,” ujarnya.

Din meminta Indonesia dan negara-negara OKI mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar segera bertindak mencegah pecahnya perang yang lebih luas.

“Agar Indonesia dan Negara-Negara Anggota OKI mendesak PBB untuk mencegah perang dan menindak tegas pemimpin negara-negara yang selama ini menjadi ‘biang kerok’ (problem maker) perdamaian dunia sejati yaitu Donald Trump dan Netanyahu,” ujarnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya