Berita

Israel dan AS menggempur kawasan pemukiman Iran Selatan. (Foto: Aljazeera)

Dunia

Serangan AS-Israel ke Iran Bisa Picu Konflik Berkepanjangan

MINGGU, 01 MARET 2026 | 12:02 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kemungkinan lamanya konflik global berkepanjangan, diprediksi akan terjadi pasca Israel bersama-sama dengan Amerika Serikat dan sekutu lainnya menyerang Republik Islam Iran.

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Dino Patti Djalal memandang, serangan terhadap Iran bukan dimaksudkan untuk menghentikan pengembangan senjata nuklir. 

Dia menduga, ada tujuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan juga Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yaitu mengambil alih penguasaan negara Iran dengan menumbangkan pemerintahan Wilayatul Fakih.


“Catat bahwa ini akan menjadi konflik yang berkepanjangan, karena tujuan dari serangan militer ini kali ini bukan hanya untuk menghentikan kapasitas nuklir Iran, tapi untuk menumbangkan pemerintah di Teheran,” ujar Dino lewat video yang diposting melalui akun X, Minggu, 1 Maret 2026.

Belajar dari pengalaman konflik global, dia meyakini indikasi pengambilalihan pemerintahan Iran oleh AS dan Israel telah nampak tanda-tandanya sejak lama di Iran.

“Segala aksi militer, oposisi politik, mobilisasi massa, upaya agen Mossad di Iran, instrumen sosial ekonomi, dan lain sebagainya akan dikerahkan untuk menumbangkan pemerintah Iran,” urainya.

Kendati begitu, Dino meyakini upaya AS-Israel menumbangkan pemerintahan Republik Islam Iran tidak akan disikapi secara persuasif, tetapi dengan cara yang lebih tegas.

Sebab, dia melihat karakteristik Iran sebagai satu negara tidak sama dengan negara lain yang belakangan bisa dengan mudah diobrak-abrik oleh AS.

“Pada saat yang bersamaan, pemerintah Iran juga tidak akan tinggal diam dan mereka juga akan melakukan segala cara untuk melawan intervensi luar ini. Dan mengingat Iran berbeda dari Venezuela, mempunyai jaringan politik dan militer yang cukup signifikan di beberapa wilayah di luar Iran di Timur Tengah,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Dino, tewasnya pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei juga akan menyeret pihak-pihak luar dan akan menyebarkan guncangan di luar wilayah Iran.

“Kalaupun pemerintah di Teheran tumbang, dan kemungkinan ini juga ada, maka ini juga tidak otomatis baik secara moral, secara hukum internasional, memberikan pembenaran terhadap aksi militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel,” urainya.

“Mengapa? Karena kalau aksi intervensi ugal-ugalan seperti ini dilakukan oleh negara-negara lain dalam konteks yang berbeda juga, maka dunia akan segera terjerumus dalam Perang Dunia Ketiga,” demikian Dino menambahkan.



Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya