Berita

Wakil Ketua MPR Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dalam reses Ramadan di Ponorogo. (Foto: Partai Demokrat)

Nusantara

Edhie Baskoro Yudhoyono:

Bantuan PIP Investasi Masa Depan

MINGGU, 01 MARET 2026 | 06:50 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Saat ini, lebih dari 20 juta siswa di Indonesia menerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP) sebagai bentuk komitmen negara agar tidak ada anak putus sekolah karena alasan ekonomi. 

Namun demikian, tantangan masih ada, mulai dari angka putus sekolah di sejumlah daerah, kesenjangan akses digital, hingga tekanan ekonomi keluarga.

Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua MPR sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dalam reses Ramadan yang dihadiri  anak-anak penerima PIP dan orang tua siswa di Ponorogo, Sabtu 28 Februari 2026.


Ia menekankan bahwa bantuan PIP bukan sekadar bantuan seragam atau buku, tetapi investasi masa depan.

“Dana ini adalah amanah. Harus tepat sasaran, tepat guna, tanpa potongan, dan tanpa penyalahgunaan. Kita semua wajib mengawalnya,” kata Ibas, dikutip Minggu 1 Maret 2026.

Ia mendorong sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah dalam memastikan pemanfaatan PIP berjalan optimal. Sekolah harus aktif membina, orang tua mendampingi dengan penuh perhatian, dan pemerintah hadir dalam pengawasan.

“Jika satu anak berhasil, satu keluarga akan terang. Jika banyak anak berhasil, Indonesia akan gemilang," kata Ibas.

Reses pendidikan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia yang lebih maju, adil, dan berdaya saing.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya