Berita

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Ali Muhammad Johan.(Foto: Istimewa)

Nusantara

Ali Muhammad Johan:

Perbaikan Infrastruktur Jalan di Jakarta Butuh Inovasi

MINGGU, 01 MARET 2026 | 05:39 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Penanganan jalan rusak akibat hujan ekstrem harus fokus langkah jangka pendek dan jangka. Meskipun perlu perbaikan bertahap.

Demikian disampaikan Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Ali Muhammad Johan, dikutip Minggu 1 Maret 2026.

Ali mengapresiasi peran serta masyarakat yang secara swadaya menandai titik-titik jalan rusak demi mencegah kecelakaan.


Terutama di lokasi jalan dengan lubang yang cukup dalam. Hal itu sebagai upaya jangka pendek. 

“Terutama untuk mengingatkan pengguna jalan agar lebih waspada,” kata Ali.

Ia menegaskan, langkah swadaya tersebut bersifat sementara. Tidak menggantikan tanggung jawab pemerintah.

Karena itu, DPRD meminta instansi terkait menindaklanjuti sesuai skala prioritas. 

“Penandaan itu hanya langkah darurat. Penanganan tetap harus dilakukan oleh pemerintah agar lebih aman dan berkelanjutan,” kata politisi Partai Demokrat ini.

Sedangkan untuk jangka panjang, Komisi D mulai membuka ruang diskusi terkait peningkatan kualitas dan inovasi material aspal.

Tujuannya agar lebih tahan terhadap curah hujan tinggi dan beban lalu lintas di Jakarta. Upaya itu perlu lewat kajian teknis dan perhitungan anggaran secara matang.

“Kemungkinan peningkatan kualitas aspal agar lebih resilien terhadap kondisi ekstrem,” kata Ali.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya