Berita

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Sektor Transportasi dan Energi RI Bakal Terdampak Perang Israel-Iran

MINGGU, 01 MARET 2026 | 02:41 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengingatkan potensi dampak Iran-Israel saling serang terhadap kawasan, termasuk Indonesia dan sektor ekonomi global.

AHY menilai konflik tersebut berisiko menimbulkan gangguan luas, terutama pada sektor transportasi dan energi. 

"kita tetap mengantisipasi," kata AHY di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu 28 Februari 2026. 


Ketegangan terbaru pecah setelah Amerika Serikat bergabung dengan Israel melancarkan serangan udara dan laut ke sejumlah titik di Iran.

Termasuk wilayah di Teheran yang dilaporkan berada di dekat kantor Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. 

Serangan itu disebut sebagai operasi militer gabungan Washington-Tel Aviv untuk menghilangkan ancaman dari rezim Iran.

Iran kemudian membalas dengan meluncurkan gelombang rudal dan drone ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah. 

Situasi ini menambah ketidakpastian pada jalur perdagangan global yang melewati kawasan strategis seperti Selat Hormuz, Bab al-Mandeb, dan Terusan Suez, yang selama ini menjadi urat nadi distribusi energi dunia.

AHY menilai perang modern dengan penggunaan rudal jarak jauh membuat risiko semakin sulit diprediksi. 

"Karena memang ini akan menyebabkan, bukan hanya ke manusia, tapi juga akan menyebabkan berbagai hampir yang berat di sektor ekonomi, termasuk energi dunia," kata AHY.

Ia juga menyinggung potensi gangguan terhadap penerbangan internasional jika eskalasi terus meluas. 

"Pasti maskapai-maskapai juga akan menghitung kembali faktor keselamatan nomor satu," pungkas AHY.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya