Berita

Citra satelit di kompleks kediaman resmi Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, di Teheran. (Foto: Airbus)

Dunia

Kediaman Khamenei Rusak Parah Usai Dibombardir AS-Israel

SABTU, 28 FEBRUARI 2026 | 23:37 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Citra satelit beresolusi tinggi memperlihatkan kerusakan parah di kompleks kediaman resmi Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, di Teheran, setelah serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu pagi, 28 Febuari 2026.

Gambar yang baru dirilis oleh Airbus Defence and Space dan diperoleh The New York Times itu menunjukkan sejumlah bangunan runtuh, kerusakan struktural berat, serta kepulan asap hitam pekat membumbung dari kawasan yang dikenal sebagai kompleks pemerintahan dengan pengamanan ketat tersebut.

Beberapa struktur utama di dalam area yang selama ini menjadi pusat fungsi kepemimpinan sekaligus kediaman resmi Khamenei tampak hancur atau mengalami kerusakan serius.


Hingga kini, keberadaan pemimpin tertinggi Iran tersebut belum diketahui secara pasti. Menurut pejabat setempat, Khamenei telah dipindahkan ke lokasi aman dan tidak berada di ibu kota saat serangan terjadi.

Namun kompleks itu diketahui sebagai kediaman resminya sekaligus pusat aktivitas strategis pemerintahan Iran.

Di saat bersamaan, Iran melancarkan serangan balasan terhadap Israel dan pangkalan militer Amerika Serikat di berbagai titik di Timur Tengah. Aksi itu dilakukan beberapa jam setelah Teheran diguncang serangan awal Washington dan Tel Aviv.

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan militernya menyerang sejumlah fasilitas militer di kawasan dalam operasi yang mereka beri nama “Truthful Promise 4.”

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya