Berita

Pengumuman pembatalan penerbangan Saudia Airlines pada 28 Februari 2026 (Foto: Akun X @SaudiaGroup)

Dunia

Timur Tengah Memanas: Jemaah Umrah Terlantar Akibat Pembatalan Penerbangan

SABTU, 28 FEBRUARI 2026 | 21:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Situasi keamanan di Timur Tengah yang memburuk menyusul serangan Israel dan Amerika Serikat (AS) ke Iran berdampak langsung pada mobilisasi udara global. 

Maskapai nasional Arab Saudi, Saudia Group, secara resmi mengumumkan pembatalan sejumlah penerbangan pada Sabtu 28 Februari 2026 demi alasan keselamatan.

Langkah darurat ini diambil menyusul penutupan sejumlah ruang udara di kawasan tersebut. Namun, di balik keputusan teknis maskapai, terdapat ribuan penumpang,termasuk jemaah umrah asal Indonesia yang kini terjebak dalam ketidakpastian.


Salah seorang jemaah asal Indonesia membagikan momen emosional saat dirinya tertahan di Bandara Singapura saat sedang transit. Keresahan mendalam terasa dalam unggahannya. 

"Mohon doanya, setengah jam yang lalu Israel menyerang Iran. Ini aku masih di Bandara Singapura, keberangkatan di-cancel," ungkapnya melalui sebuah video singkat yang viral di media sosial.

Beberapa jamaah lain terlihat duduk di lantai di area bandara karena keterbatasan tempat duduk dan durasi menunggu yang tidak jelas. Sementara, layar informasi penerbangan menunjukkan status 'Cancelled' untuk rute menuju Jeddah. Hal ini memicu kekhawatiran terkait nasib ibadah dan akomodasi mereka.

Salah satu maskapai, Saudia Group, mengeluarkan pernyataan resmi. Pihak Saudia menegaskan bahwa keselamatan adalah prioritas tertinggi. Melalui pernyataan resminya, maskapai menyatakan bahwa pusat koordinasi darurat terus memantau perkembangan situasi bersama otoritas terkait.

"Sehubungan dengan perkembangan situasi di kawasan serta penutupan ruang udara, sejumlah penerbangan kami telah dibatalkan. Keputusan ini diambil demi menerapkan standar keamanan dan keselamatan penerbangan tertinggi," tulis pernyataan resmi Saudia.

Hingga kini, Saudia belum merinci total rute dan jumlah penerbangan yang terdampak secara keseluruhan. Maskapai mengimbau para penumpang untuk melakukan hal berikut:

1. Cek Status Secara Berkala: Memeriksa status penerbangan sebelum menuju bandara melalui situs resmi atau aplikasi.
2. Pantau Saluran Komunikasi: Informasi terbaru akan dikirimkan melalui email atau nomor telepon yang terdaftar pada data pemesanan (booking).
3. Tunggu Pernyataan Lanjutan: Maskapai berjanji akan memberikan pembaruan informasi segera setelah situasi memungkinkan.

Krisis ini menjadi beban ganda bagi jemaah umrah yang tidak hanya harus menghadapi kelelahan fisik, tetapi juga kecemasan akan situasi geopolitik yang kian tidak menentu di jalur penerbangan mereka.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya