Berita

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Presisi

Bareskrim Konfrontir Koh Erwin dan AKP Malaungi terkait Dugaan Aliran Dana Narkoba

SABTU, 28 FEBRUARI 2026 | 10:17 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan konfrontir antara bandar narkoba Koh Erwin alias Erwin Iskandar dengan mantan Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota, AKP Malaungi, pada Jumat, 27 Februari 2026.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk mencocokkan perbedaan keterangan dari kedua pihak.

"Sekarang ada di pemeriksaan Bareskrim untuk mengonfrontir masing-masing kesaksian," ujar Eko kepada wartawan, Jumat, 27 Februari 2026.


Sejauh ini, total lima tersangka dari klaster peredaran narkoba Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) telah dibawa ke Bareskrim Polri untuk diperiksa secara konfrontir. Mereka adalah Irfan, Herman, Yusril, Anita, dan Ais.

Pemeriksaan konfrontir ini bertujuan mendalami jaringan serta aliran dana hasil peredaran narkoba, termasuk terkait jumlah dana yang diduga disetorkan Koh Erwin kepada AKP Malaungi.

"Ini kan simpang siur, semua menyampaikan versinya masing-masing. Maka dikonfrontirkan. Kamu ngomong begini, yang satu ngomong begitu, akhirnya yang benar yang mana? Itu harus dikuatkan dengan alat bukti, jangan hanya keterangan saja," kata Eko.

Sebelumnya, Eko menyebut penangkapan Koh Erwin dilakukan oleh tim gabungan Satgas NIC dan tim Subdit IV.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya