Berita

Pengunjung mall di Jakarta Selatan (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Realisasi Kredit UMKM Non-KUR Baru 19,4 Persen, Menteri Maman Soroti Dominasi Korporasi Besar

SABTU, 28 FEBRUARI 2026 | 09:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menyoroti masih rendahnya serapan kredit perbankan nasional untuk sektor UMKM di luar skema Kredit Usaha Rakyat (KUR). 

Hingga tahun 2025, penyaluran kredit pada sektor ini baru menyentuh angka 19,4 persen. 

Maman memaparkan bahwa dari total alokasi kredit perbankan sebesar Rp8.149 triliun, hanya sekitar Rp1.580 triliun yang mengalir ke pelaku UMKM.


Capaian tersebut dinilai masih jauh dari target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, yang mematok angka 25 persen atau seharusnya setara dengan Rp2.100 triliun. 

“Realisasi baru 19,4 persen, artinya masih ada sekitar 6 persen yang belum mampu kita penuhi," katanya, di Jakarta, Jumat 27 Februari 2026. 

Ia juga mengungkapkan adanya ketimpangan tajam, di mana sekitar Rp6.569 triliun atau 80,6 persen dari total kredit justru terserap oleh kurang lebih 50 korporasi besar saja. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa langkah evaluasi terhadap penyaluran kredit di luar skema KUR akan menjadi prioritas pemerintah ke depan. 

Lankah ini untuk memastikan pembiayaan perbankan benar-benar efektif dalam mendukung pertumbuhan usaha kecil dan menengah. 

Di samping itu, pemerintah terus mengandalkan KUR sebagai instrumen utama untuk mengerek daya saing pelaku usaha. Target penyaluran KUR pada 2026 pun dipatok sebesar Rp295 triliun dengan sasaran 1,37 juta debitur baru. 

Sebagai gambaran, pada 2025 penyaluran KUR mencapai Rp270 triliun yang mencakup 4,58 juta debitur, di mana Rp163,9 triliun di antaranya terserap oleh sektor produktif.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya