Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Yandri Susanto. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Yandri Susanto. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)
PERNYATAAN Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Yandri Susanto soal penghentian izin Alfamart dan Indomaret sebagai model minimarket berjejaring (chain store) patut diapresiasi.
“Minimarket-minimarket yang sudah ada, ya silakan jalan. Indomaret, Alfamart yang sudah ada silakan jalan, saya tidak pernah mengusulkan untuk ditutup. Yang di setop itu izin baru, jangan sampai minimarket-minimarket ini sampai ke desa-desa dan bisa mematikan usaha-usaha rakyat di desa," ujar Yandri dalam unggahan resmi Instagram-nya, @yandri_susanto pada Rabu, 25 Februari 2026.
Itu sudah betul, karena dua entitas bisnis mereka sudah monopolistik. Bisnis ritel/mimimarket berjejaring di banyak negara maju di seluruh dunia itu memang wilayah/ zonasi operasinya harus dibatasi, begitu juga jumlah gerai dan jam buka.
Populer
Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18
Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12
Senin, 23 Februari 2026 | 01:19
Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19
Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39
Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05
Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02
UPDATE
Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40
Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25
Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59
Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50
Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44
Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21
Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55
Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33
Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13
Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45