Berita

Gaza (Foto: AP)

Dunia

Kemlu Pastikan Pasukan RI di ISF Tidak Akan Bertugas di Israel

JUMAT, 27 FEBRUARI 2026 | 23:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menepis kekhawatiran banyak pihak terkait potensi penempatan pasukan perdamaian RI di wilayah Israel. 

Direktur Perdamaian dan Keamanan Internasional Kemlu RI, Caka Alverdi menjelaskan bahwa Indonesia memiliki batasan yang tegas dalam setiap misi internasional. 

Inilah yang menjadi utama agar keikutsertaan Indonesia tetap selaras dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif serta komitmen terhadap hukum internasional.


"Dari national caveat kita, saya sampaikan beberapa hal, seperti misalnya yaitu mandat non-combat dan non-demiliterisasi. Tidak ditargetkan dengan pihak mana pun. Penggunaan kekuatan sangat terbatas. Area penugasan terbatas di Gaza," ujar Caka dalam press briefing di Gedung Kemlu, Jumat, 27 Februari 2026.

Pemerintah menegaskan, mandat yang diemban dalam ISF murni untuk stabilisasi dan tidak diarahkan pada operasi militer ofensif ataupun kepentingan politik pihak tertentu.

Selain itu, Kemlu menekankan bahwa keterlibatan Indonesia mensyaratkan persetujuan dari otoritas Palestina sebagai prasyarat utama. 

"Persetujuan Palestina sebagai prasyarat. Menolak perubahan demografi dan relokasi paksa. Menghormati kedaulatan dan hak menentukan nasib sendiri," tegasnya.

Lebih jauh, Caka memastikan partisipasi tersebut tidak bersifat permanen dan dapat dievaluasi setiap saat. 

"Dan yang paling terakhir, yang paling penting adalah, dapat dihentikan kapan saja," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya