Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli. (Foto: RMOL/Alifia Ramandhita)

Politik

Pelatihan Vokasi Lulusan SMA-SMK Resmi Dibuka, Dapatkan Banyak Benefit

JUMAT, 27 FEBRUARI 2026 | 20:38 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah meluncurkan program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 dengan kuota 70.000 peserta dari lulusan SMA dan SMK. 

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, pendaftaran telah dibuka sejak 23 Februari dan akan ditutup pada 6 Maret 2026.

Dari total kuota yang disiapkan, pelaksanaan program akan dibagi dalam tiga gelombang. Tahap pertama, peserta difokuskan bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat yang lulus pada 2023-2025. 


“Program Pelatihan Vokasi Nasional batch 1 sebanyak 20.000 orang, khusus untuk lulusan SMA/SMK dalam tiga tahun terakhir,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Jumat, 27 Februari 1026.

Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan teknis dan nonteknis yang relevan, tersertifikasi untuk diserap ke dunia kerja maupun usaha mandiri.

Adapun lama pelatihan berkisar antara satu hingga empat bulan, menyesuaikan jenis program dan kebutuhan kompetensi.

Sejumlah fasilitas disiapkan bagi peserta, di antaranya uang transport Rp20.000 per hari, perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), sertifikat pelatihan dari BNSP, asrama untuk program tertentu, serta makan siang selama pelatihan berlangsung.

Yassierli memastikan pendanaan program yang juga berjalan magang bagi lulusan S1 tersebut telah dialokasikan melalui APBN, meski tidak merinci nilai anggarannya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menambahkan, pelatihan ini akan dilaksanakan secara luring, daring, maupun hybrid. Tercatat lebih dari 820 kelas dibuka dengan cakupan 31 bidang kejuruan.

Bidang yang ditawarkan mencakup teknologi informasi dan komunikasi, bisnis dan manajemen, pariwisata, tata busana, garmen dan apparel, housekeeping, kelistrikan, mekanisasi pertanian, hingga konstruksi.

“Kami berharap para pelajar SMA-SMK bisa mengikuti program dan memperpendek jarak antara pendidikan dengan lapangan kerja,” tandasnya.

Pendaftaran dapat dilakukan melalui laman resmi https://skillhub.kemnaker.go.id.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya