Berita

Pakar Ekonomi Politik, Ichsanudin Noorsy. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Sentil Tim Ekonomi Prabowo, Pakar: Mereka bukan Negosiator

JUMAT, 27 FEBRUARI 2026 | 18:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Perjanjian Dagang Resiprokal (Agreement on Reciprocal Trade/ART) yang disoal banyak pihak karena menjual kedaulatan ekonomi negara, dinilai sebagai kegagalan yang dibuat Tim Ekonomi Presiden Prabowo Subianto sebagai negosiator.

Hal tersebut disampaikan Pakar Ekonomi Politik, Ichsanudin Noorsy, saat diwawancarai Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, di kawasan Jakarta Timur, Rabu malam, 25 Februari 2026.

Ichsan menuturkan, negosiator seharusnya meminimalkan informasi asimetri, yang berakibat pada ketidaksetaraan dalam suatu perjanjian antarnegara.


“Saya tidak melihat negosiator di Indonesia, dari Indonesia, itu meminimalkan informasi asimetri. Sehingga dalam negosiasinya timpang,” ujar dia dikutip Jumat, 27 Februari 2026.

Dia mengurai, beberapa hal yang dapat menunjukan ketidaksetaraan dalam perjanjian dagang dengan Amerika Serikat, di mana menurutnya ada poin-poin di luar urusan ekonomi langsung dengan kedua negara. 

“Kan yang diperjanjikan akhirnya ujungnya bukan cuma sekadar perdagangan. Ada persoalan geopolitik, ada persoalan larangan untuk ikut-ikutan memvonis ekonomi pihak yang tidak disetujui oleh Amerika,” ucap Ichsan. 

“Ada kemudian larangan juga mesti melakukan satu tindakan sepihak. Kan tidak imbang, tidak setara,” sambungnya mengurai.

Oleh karena itu, dia menyindir kegagalan negosiasi tim ekonomi Presiden Prabowo, dengan memberikan label kepada mereka untuk menggambarkan kapasitasnya.

“Makanya saya bilang bukan negosiator tadi. Itu alasan saya, bisa jadi janitor jadinya. Karena dia tidak punya informasi yang cukup,” demikian Ichsan menambahkan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya