Berita

Ilustrasi Kereta Api Indonesia (Sumber: Gemini Generated Image)

Nusantara

Kereta Ekonomi Kerakyatan, Ini Rute, Harga, dan Fasilitasnya

JUMAT, 27 FEBRUARI 2026 | 16:40 WIB | OLEH: TIFANI

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan dengan pembelian tiket dibuka mulai Rabu (25/2/2026). Tiket yang bisa dibeli oleh masyarakat untuk periode keberangkatan 11 Maret 2026 sampai dengan 1 April 2026.

Kereta Ekonomi Kerakyatan merupakan hasil modifikasi kereta ekonomi AC package generasi sebelumnya yang dikerjakan Balai Yasa Manggarai. Setiap unit memiliki 93 tempat duduk dengan formasi 3-2 yang lebih ergonomis dan lapang dibandingkan susunan sebelumnya dengan kapasitas 106 kursi.

Kemudian, terdapat fitur reversible memungkinkan arah kursi disesuaikan dengan laju kereta api sehingga meningkatkan kenyamanan pelanggan. Melansir akun Instagram KAI, @kai121_, Kereta Ekonomi Kerakyatan dirangkaikan pada KA Tambahan relasi dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta menuju Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta dan sebaliknya. 


Dengan begitu, KA Tambahan tersebut memiliki dengan stamformasi lima kereta eksekutif dan empat Kereta Ekonomi Kerakyatan. Adapun jadwal KA Tambahan Pasar Senen-Lempuyangan PP sebagai berikut: Melalui pengoperasian Kereta Ekonomi Kerakyatan, KAI memperluas akses transportasi publik berbasis rel, mendukung kelancaran arus mudik, serta menjaga keterjangkauan bagi berbagai segmen pelanggan selama layanan Lebaran 2026.

Harga Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan

Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan PSO namun lebih murah daripada ekonomi reguler. Harga yang ditawarkan hanya Rp 175.000 dengan relasi Stasiun Pasar Senen, Jakarta sampai Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta atau sebaliknya.

Cara membeli tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan melalui aplikasi Access by KAI, sebagai berikut:

  1. Unduh dan buka aplikasi Access by KAI
  2. Aplikasi akan menampilkan halaman utama
  3. Login dengan akun yang telah terdaftar
  4. Pilih "Antar Kota" untuk kereta api jarak jauh
  5. Masukkan stasiun keberangkatan, tujuan, tanggal, dan jumlah penumpang sesuai keinginan
  6. Pastikan relasi perjalanan dan jam keberangkatan sesuai KA Tambahan Pasar Senen-Lempuyangan PP
  7. Setelah itu, klik "Cari Tiket"
  8. Halaman aplikasi akan menampilkan berbagai kereta api dan jadwal yang tersedia
  9. Perhatikan opsi KA Tambahan Pasar Senen-Lempuyangan PP
  10. Pilih tiket kereta api yang dimaksud
  11. Mengisi data penumpang dengan benar. Setelah itu, klik “Lanjutkan”
  12. Pastikan data penumpang telah benar, kemudian memilih kursi yang tersedia
  13. Jika sudah, klik “Lanjutkan”
  14. Memilih metode pembayaran yang diinginkan
  15. Lakukan pembayaran tiket kereta api yang telah dipesan dengan metode yang sudah dipilih.


Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya