Berita

Ilustrasi pergerakan saham TLKM (Gambar: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Terkoreksi ke Rp3.590, TLKM Masih Ditopang Fundamental Kuat

JUMAT, 27 FEBRUARI 2026 | 14:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) ditutup melemah pada perdagangan Jumat 27 Februari 2026. 

Hingga pukul 13.42 WIB, TLKM berada di level Rp3.590 per saham, turun 60 poin atau 1,64 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp3.650.

Pada awal sesi, TLKM dibuka di harga Rp3.630 dan sempat menyentuh level tertinggi Rp3.630 sebelum bergerak turun hingga menyentuh level terendah Rp3.580. Sepanjang perdagangan, saham ini bergerak dalam rentang Rp3.580-Rp3.630.


Meski terkoreksi, aktivitas perdagangan terbilang cukup aktif. Volume transaksi mencapai 21.627.320 saham dengan nilai transaksi sebesar Rp77,97 miliar dan frekuensi 4.819 kali. Likuiditas yang terjaga ini mencerminkan bahwa TLKM tetap menjadi salah satu saham pilihan investor, baik ritel maupun institusi.

Dari sisi fundamental, TLKM masih menunjukkan fondasi yang solid. Perseroan membukukan earning per share (EPS) sebesar Rp49. Dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp355,63 triliun, TLKM tetap menjadi salah satu emiten berkapitalisasi besar (big cap) di Bursa Efek Indonesia, yang umumnya identik dengan stabilitas bisnis dan daya tahan terhadap gejolak pasar.

Selain itu, sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, TLKM memiliki lini bisnis yang terdiversifikasi, mulai dari layanan seluler, fixed broadband, hingga solusi digital dan enterprise. Posisi dominan di pasar domestik menjadi kekuatan jangka panjang, terutama di tengah pertumbuhan kebutuhan data dan transformasi digital yang terus berkembang.

Dengan price to earnings (PE) ratio di level 74 kali, saham ini mencerminkan ekspektasi pasar terhadap prospek pertumbuhan ke depan. Bagi sebagian investor, koreksi harga justru dapat dipandang sebagai momentum akumulasi, terutama jika melihat fundamental perusahaan yang tetap kuat dan peran strategis TLKM dalam ekosistem digital nasional.

Ke depan, pergerakan TLKM akan sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar, kinerja keuangan terbaru, serta perkembangan industri telekomunikasi. Namun secara fundamental, perseroan masih memiliki basis bisnis dan skala usaha yang kokoh untuk menopang pertumbuhan jangka panjang.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya