Berita

Ilustrasi. (Foto: Artificial Intelligence)

Politik

Roy Suryo Cs vs Jokowi

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

JUMAT, 27 FEBRUARI 2026 | 02:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Salah alamat apabila dikatakan Roy Suryo, Rismon Sianipar dan Tifauzia Tyassuma (RRT) berupaya keras memperlambat kasus ijazah Joko Widodo alias Jokowi dengan manuver politik yang dilakukannya. 

Demikian pandangan Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal dalam keterangannya, Jumat 27 Februari 2026.

"Persis salah alamat pula, kalau dikatakan kasus  ini belum juga disidang imbas dari kesabaran seorang Jokowi dari fitnah-fitnah lawan politiknya, yang ingin merusak reputasinya, baik saat berkuasa maupun setelah tak berkuasa lagi," kata Erizal.


Menurut Erizal, perang narasi seperti ini sebetulnya menjengkelkan dan harus lebih sering mengurut dada. 

"Buktikan saja asli, sidangkan RRT, vonis bersalah, kasus langsung selesai, dan tak perlu bertahun-tahun seperti saat ini," kata Erizal

Erizal mencacat kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi 
hampir genap setahun dari awal Jokowi dulu membuat Laporan Polisi, pada bulan April 2025.

"Yang paling rumit memang kalau (iazah) palsu dipaksakan asli," kata Erizal. 

Seperti kata Ketua Dewan Pers Komarudin Hidayat, implikasi politik isu ijazah palsu akan heboh. Tak hanya buat reputasi Jokowi, tapi juga UGM, KPU, dan Kepolisian juga terdampak. 

"KPU sudah menyerah kalah dan memberikan saja ijazah legalisir Jokowi kepada Bonatua Silalahi. Terbukti kinerja KPU tak sebaik, kalau tak mengatakan buruk sama sekali," kata Erizal.

"Siapa pun pasti tak mau menerima hasil yang buruk. Tapi kalau memang itu hasilnya, mau apa lagi? Rupa buruk, janganlah cermin yang dipecahkan," sambungnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya