Berita

Bendera Amerika Serikat dan Iran.(Foto: Istimewa)

Politik

Pemerintahan Prabowo Harus Waspadai Potensi AS Serbu Iran

JUMAT, 27 FEBRUARI 2026 | 01:25 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemerintah Presiden Prabowo Subianto sebaiknya mewaspadai potensi serangan militer Amerika Serikat terhadap Iran. 

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah mengatakan, jika serangan AS tersebut benar-benar terjadi, dampaknya bukan hanya mengguncang Timur Tengah, tetapi juga bisa menghantam perekonomian Indonesia secara langsung.

Amir melihat eskalasi ketegangan antara Washington dan Teheran tidak bisa lagi dipandang sebagai retorika diplomatik biasa. 


Dinamika militer di kawasan Teluk, tekanan sanksi ekonomi, serta rivalitas terbuka antara blok Barat dan poros kekuatan Timur telah membentuk lanskap geopolitik yang sangat rapuh. 

“Ini bukan sekadar konflik dua negara. Ini pertarungan pengaruh global,” kata Amir dalam keterangannya, dikutip Jumat 27 Februari 2026.

Amir menilai, serangan terbuka AS ke Iran akan langsung memicu kepanikan pasar energi dunia. Iran merupakan salah satu pemain penting dalam pasokan minyak global. 

Jika fasilitas produksi atau jalur distribusinya terganggu, harga minyak mentah berpotensi melonjak drastis dalam waktu singkat. 

Lonjakan ini, menurut Amir, akan menciptakan efek domino: biaya logistik naik, harga pangan terdorong, inflasi meningkat, dan daya beli masyarakat tertekan.

Indonesia yang masih bergantung pada impor energi, tidak akan kebal dari guncangan tersebut.

“Setiap kenaikan harga minyak dunia berarti tekanan tambahan pada APBN dan risiko inflasi domestik,” kata Amir. 

Ia mengingatkan bahwa dalam situasi global yang tidak stabil, kebijakan fiskal dan energi harus disiapkan dengan skenario terburuk.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya