Berita

Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Sudarto. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

LPDP Dorong Penerima Beasiswa Tak Hanya ke AS dan Inggris, Tapi ke China-Rusia

KAMIS, 26 FEBRUARI 2026 | 10:39 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mendorong para penerima beasiswa untuk tidak hanya melanjutkan studi ke negara-negara berbahasa Inggris seperti Amerika Serikat (AS) dan Inggris, tetapi juga ke sejumlah negara lain yang memiliki kualitas pendidikan tinggi mumpuni.

Direktur Utama LPDP, Sudarto, mengatakan pihaknya telah menjalin berbagai kerja sama dengan sejumlah institusi pendidikan di luar negeri. Upaya tersebut dilakukan untuk memperluas pilihan negara tujuan studi bagi calon awardee.

“Kami banyak melakukan tadi kerjasama dengan universitas top di luar negeri. Termasuk mendorong para calon awardee ini untuk tidak hanya di English speaking countries, tapi ke Jerman, Perancis, China, Jepang, Korea, Rusia yang juga sangat bagus kualitasnya dengan biaya yang lebih luas,” ujar Sudarto saat ditemui Rabu 25 Febuari 2026 malam.


Menurutnya, perluasan negara tujuan studi ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah pelajar Indonesia yang mengakses pendidikan tinggi berkualitas di luar negeri. 

Ia juga berharap para penerima beasiswa dapat memperluas penguasaan teknologi maju yang berkembang di berbagai negara tersebut.

“Sehingga nanti sekali lagi ini bisa menambah jumlah anak Indonesia yang pintar-pintar tersebut, lebih banyak lagi, lebih bisa juga mengakses pendidikan tinggi dan juga tadi teknologi-teknologi yang sudah maju di tempat-tempat lain tadi,” jelasnya.

Sudarto menambahkan, pengiriman mahasiswa ke berbagai negara juga penting untuk memperkuat pemahaman lintas budaya dan kemampuan bahasa asing generasi muda Indonesia.

“Kan kita at the end butuh juga ya anak-anak kita yang bisa bahasa Jepang, bisa bahasa Korea, China, Rusia, Perancis, Jerman gitu. Sehingga itu pasti akan sangat membantu untuk kita membangun international diaspora yang sangat dibutuhkan Indonesia ke depan,” pungkasnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya