Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Dinamika Transaksi Saham Kakap di BEI: Dari Aksi Borong di BUKA hingga Divestasi Jumbo PSAB

KAMIS, 26 FEBRUARI 2026 | 10:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Laporan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang dipublikasikan pada Rabu 25 Februari 2026 mengungkap pergerakan masif para pemegang saham di atas 5 persen pada perdagangan Senin 23 Februari 2026. Bursa Efek Indonesia diwarnai oleh aksi akumulasi dan divestasi bernilai fantastis di berbagai sektor.

PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) menjadi pusat perhatian setelah Kreatif Media Karya mempertebal portofolionya. Entitas tersebut menyerok 3,62 miliar lembar saham, yang mendongkrak porsi kepemilikannya secara drastis dari 40,55 persen menjadi 44,06 persen.

Langkah ekspansif juga ditunjukkan oleh PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK). Grup konglomerasi ini memperkuat posisinya di dua anak usaha sekaligus.


PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) membeli 5,54 juta lembar saham (kepemilikan naik menjadi 84,76 persen). Kemudian PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) menambah 300 ribu lembar saham (porsi meningkat menjadi 74,42 persen).

Aksi pelepasan saham dalam jumlah besar terjadi pada PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB). Jimmy Budiarto tercatat melepas 605 juta lembar saham. Meski kepemilikannya menyusut dari 90,00 persen ke level 87,71 persen, ia tetap memegang kendali mayoritas.

Sementara itu, PT Hillcon Tbk (HILL) turut mengalami tekanan jual. PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk memangkas kepemilikannya sebesar 54,05 juta lembar saham, sehingga sisa saham mereka kini berada di angka 8,35 persen dari sebelumnya 8,71 persen.

Beberapa transaksi lainnya yang tercatat dalam laporan KSEI meliputi penambahan jumlah saham. 

PT Semarop Agung membeli 2,04 juta lembar saham, mengangkat kepemilikan dari 22,86 persen menjadi 22,87 persen.

PT Matra Tri Abadi menyerap 102,51 juta lembar saham, yang membuat kepemilikan mereka melonjak dari 58,80 persenmenjadi 60,46 persen.

Data awal pekan ini mencerminkan strategi konsolidasi yang kuat dari para pemegang saham pengendali, di tengah langkah realisasi keuntungan atau penyesuaian portofolio oleh investor besar lainnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya