Berita

Direktur Great Institute Teguh Santosa (Foto: YouTube Great Institute)

Dunia

Great Institute Tekankan Pentingnya Penempatan ISF Segera di Gaza

KAMIS, 26 FEBRUARI 2026 | 08:10 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kehadiran pasukan International Stabilization Force (ISF) di Gaza dianggap krusial sebagai instrumen konkret menghentikan serangan Israel yang terus berulang meski gencatan senjata telah diberlakukan.

Pandangan itu disampaikan Direktur Great Institute Teguh Santosa dalam tayangan video di kanal YouTube Great Institute yang dilihat redaksi pada Kamis, 26 Februari 2026, 

Teguh menekankan percepatan pengerahan pasukan ISF merupakan faktor krusial untuk membangun stabilitas awal, sebelum proses pemulihan politik dan kemanusiaan bisa dijalankan secara efektif. 


Menurutnya, penempatan ISF tidak sekadar menghadirkan keamanan fisik, tetapi juga menciptakan landasan bagi tercapainya negative peace, kondisi di mana Hamas secara bertahap menanggalkan senjata dan Israel meninggalkan wilayah Gaza.

"Nah negative peace ini tidak akan pernah tercipta kalau mekanismenya belum diaplikasikan. Ini makanya perlu sesegera mungkin deployment atau penempatan International Stabilization Forces," ujar Teguh.

Lebih lanjut, Teguh menyoroti adanya stigma publik yang keliru menilai bahwa ISF merupakan pasukan yang dibentuk oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump. 

Ia menegaskan pandangan itu sama sekali tidak benar, karena keberadaan ISF tidak terlepas dari PBB dan sejatinya lahir atas mandat organisasi internasional tersebut.

"Supaya teman-teman tidak lagi melihat bahwa Board of Peace, ISF ini bagian yang terpisah. Bukan. Ini semua lahir dari rahim PBB. Lagi-lagi resolusi Dewan Keamanan PBB 2803. Ini semua indungnya itu. Jangan jadi dibilang ini sesuatu yang tidak dikenal dalam institusi nasional," jelasnya.

Teguh juga menyambut positif rencana Presiden Prabowo Subianto mengerahkan 8.000 pasukan perdamaian ke Gaza di bawah komando ISF, menekankan bahwa kehadiran pasukan tersebut akan mempermudah implementasi resolusi Dewan Keamanan PBB untuk perdamaian Palestina.

"Jadi kalau mereka sudah hadir maka lebih enak kita membicarakan tentang tadi memaksimalkan poin-poin yang telah diputuskan oleh Dewan Kemanan PBB dalam resolusi itu," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya