Berita

Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas. (Instagram/@sasetyaningtyas)

Publika

Kasus seperti Dwi Sasetyaningtyas Banyak Tak Terungkap

KAMIS, 26 FEBRUARI 2026 | 06:53 WIB

ANAK kandung tokoh nasional Anies Baswedan, Mutiara Annisa Baswedan pun penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Jadi apa pula salahnya Dwi Sasetyaningtyas dan suaminya, Arya Iwantoro, yang orang tuanya dikabarkan adalah seorang Sekjen Kementan?

Sejak awal memang, beasiswa LPDP bukan diperuntukkan bagi keluarga yang kurang mampu. 


Asal lulus tes, dan tesnya itu, menurut Sekjen Golkar Sarmuji, hanya mungkin dilewati justru oleh keluarga yang mampu seperti Anies Baswedan.

Makanya Sarmuji, yang juga anggota DPR menyuarakan reformasi total terhadap penerima beasiswa LPDP ini. 

Sebab, dananya setiap tahun terus meningkat. Saat ini saja hampir mencapai Rp200 triliun. Suatu angka yang sangat besar dan menyedihkan, kalau lulusannya seperti Dwi Sasetyaningtyas.

Tujuan dari LPDP tidak saja meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia, tapi juga untuk pemerataan pendidikan di Indonesia terhadap keluarga yang kurang mampu. 

Tujuan kedua inilah yang kurang diperhatikan, tegas Sekjen Golkar itu.

Buat apa negara ikut-ikutan memberi beasiswa untuk sebuah keluarga yang mampu menyekolahkan anak sendiri, kalau akhirnya akan seperti Dwi Sasetyaningtyas? 

Tyas pastilah hanya kebetulan yang terungkap saking bahagianya dan lepas kontrol. Yang diam-diam, mungkin banyak.

Sarmuji berteori bahwa orang mampu itu pilihan hidupnya sudah banyak sejak awal. Beda dengan orang yang kurang mampu, yang pilihan hidupnya tidak banyak. 

Maka saat negara memilihkan hidup buat dirinya, dia akan menerima dengan suka cita dan bangga. Tidak seperti Dwi Sasetyaningtyas dan yang lainnya.

Jadi, syarat penerima beasiswa LPDP harus diubah yang memungkinkan orang yang kurang mampu bisa diterima lebih banyak. 

Syaratnya tidak hanya lebih mudah, tapi juga lebih murah bagi orang yang kurang mampu, agar bisa terjangkau.

Bayangkan, saat Dwi Sasetyaningtyas dan suaminya diminta mengembalikan beasiswa yang sudah diterima lengkap dengan bunganya, dengan enteng maka ia menyanggupinya. 

Artinya, beasiswa itu sebetulnya tak terlalu perlu lagi bagi dirinya, sejak awal.

Sikap atau perilaku seperti penerima beasiswa LPDP ini sebetulnya menjangkiti banyak sektor dalam kehidupan negara-bangsa kita. 

Pejabat yang sudah diberi gaji besar, tapi korupsi juga. Minimal, korupsi waktu dan lain sebagainya.

Mungkin karena itulah negara-bangsa ini sulit sekali untuk maju. Banyak yang tak tahu diri ketimbang yang benar-benar tahu akan dirinya. 

Orang yang lupa diri, dalam teks-teks agama dikatakan, berpotensi sekali melupakan Tuhannya.

Erizal
Direktur ABC Riset & Consulting

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya