Berita

Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Wahyu Dewanto. (Foto: DPRD DKI)

Nusantara

Pemprov DKI Harus Menjaga Ketersediaan Pasokan Sembako

KAMIS, 26 FEBRUARI 2026 | 05:41 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Memasuki awal Ramadhan 1447 Hijriah, harga sejumlah kebutuhan pokok (sembako) di Jakarta mengalami kenaikan. Namun, pemerintah memastikan harganya masif relatif stabil.

Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Wahyu Dewanto mendorong Pemprov DKI dapat memastikan harga bahan kebutuhan pokok selama Ramadan hingga menjelang Lebaran relatif stabil dan masih berada dalam batas harga eceran tertinggi (HET). 

"Pemerintah wajib terus melakukan pemantauan intensif guna menjaga ketersediaan pasokan," kata Wahyu dikutip dari laman DPRD DKI Jakarta, Kamis 26 Februari 2026.


Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, masih terdapat sejumlah komoditas yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Meski secara umum harga bahan pokok tersebut dinilai relatif stabil,” ungkap Wahyu.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, mayoritas harga sembako tercatat merangkak naik.

Cabe rawit merah naik 9,54 persen menjadi Rp.83.850 per kilogram. Cabe merah keriting juga mulai naik 8,16 persen menjadi Rp.50.350 per kilogram.

Demikian pula harga bawang merah, naik 5,68 persen menjadi Rp.46.500 per kilogram, bawang putih ukuran sedang naik 1,35 persen menjadi Rp.41.3650 per kilogram.

Begitu pula dengan beras kualitas bawah tercatat naik 3,13 persen menjadi Rp.14.650 per kilogram.

Sedangkan beras kualitas bawah II naik 4,55 persen menjadi Rp.15.100 per kilogram.

Kenaikan harga juga terjadi pada daging ayam ras, 2,18 persen menjadi Rp.42.150 per kilogram.

Sementara daging sapi kualitas I meningkat 1,74 persen menjadi Rp.145.900 per kilogram. Sedangkan daging sapi kualitas II naik 2,83 persen menjadi 139.400/kg.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya