Berita

Acara buka puasa bersama di GKI Maulana Yusuf, Bandung. (RMOL/Ananda Gabriel)

Nusantara

Pegiat Lintas Iman Bandung Raya Gelar Buka Puasa Bersama

RABU, 25 FEBRUARI 2026 | 22:43 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

 Sekitar 50 pegiat lintas iman di wilayah Bandung Raya bertemu dalam acara buka puasa bersama bertajuk "Ngaliwet: Ngabuburit Lintas Iman demi Mempererat Toleransi". Kegiatan ini berlangsung di GKI Maulana Yusuf, Bandung, pada Senin (23/2/2026).

Acara ini menjadi wadah pertemuan para pegiat yang telah lama berkecimpung dalam gerakan lintas iman, sekaligus mendorong kolaborasi antargenerasi dalam edukasi perdamaian.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang lembaga keagamaan, yakni Islam, Kristiani, Buddha, Khonghucu, Baha'i, dan Penghayat Kepercayaan.


Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh komunitas penggerak perdamaian seperti Forum Lintas Agama Deklarasi Sancang (FLADS), Jaringan Kerja Antar Umat Beragama (JAKATARUB), FKUB Bandung, Initiative of Changes (IofC), serta sejumlah jurnalis dan akademisi.

Mewakili pihak tuan rumah, Pdt. Albertus Patty menegaskan bahwa acara ini utamanya ditujukan untuk mendorong kembali kebersamaan setelah sekian lama para pegiat bergerak di isu toleransi.

"Sejatinya ini merupakan pertemuan sahabat lama, sekaligus sahabat baru demi mendorong kebersamaan sekaligus kolaborasi dalam gerakan dan kegiatan lintas iman," ungkapnya.

Ia juga menggarisbawahi adanya tantangan dinamis terkait kebebasan beragama dalam situasi politik global dan lokal.

Diskusi yang berlangsung hangat tersebut menyoroti berbagai isu pelik. Akademisi dari Daikin University, Prof. Greg Barton, memaparkan situasi global di mana muncul rezim yang melanggengkan perang maupun politik identitas, seperti yang terjadi di Sudan, Afghanistan, Ukraina, dan Gaza.

"Kebanyakan memang bukan persoalan agamanya, namun kesempatan politis untuk memakai isu identitas, terutama agama dan etnisitas menjadikannya bias dan menyulitkan orang berpikir obyektif," jelas Barton, yang juga menilai bahwa Indonesia masih berpeluang menjadi pelopor upaya perdamaian.

Menanggapi tantangan politik identitas tersebut, Wawan Gunawan dari JAKATARUB berharap kelompok masyarakat sipil terus aktif membuka ruang perjumpaan dan mengampanyekan toleransi. Momen Ramadan tahun ini, yang berdekatan dengan Puasa Pra-Paskah umat Kristiani dan perayaan Imlek, dinilai menjadi momentum yang tepat untuk mendorong kerja sama perdamaian.

Lebih jauh, Pst. Yohanes Surono OSC dari Keuskupan Bandung menekankan bahwa dialog lintas iman harus menjadi "dialog kehidupan" untuk menyelesaikan permasalahan bersama, seperti isu pelestarian lingkungan hingga pencegahan perdagangan orang di Jawa Barat.

Ustaz Miftah Rakhmat dari IJABI juga mengamini pentingnya membuka ruang aman untuk berdiskusi guna memberikan teladan kebersamaan di tengah perbedaan publik.

Acara diskusi yang kaya akan gagasan terkait pendidikan inklusi dan inisiatif baru toleransi ini kemudian diakhiri dengan kegiatan buka puasa bersama, ibadah magrib, dan ramah tamah.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya