Berita

Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Sudarto. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Bos LPDP Sindir Alumni yang Viral: Lu Pakai Duit Pajak!

RABU, 25 FEBRUARI 2026 | 21:31 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Sudarto menyinggung soal pajak usai polemik pernyataan alumni berinisial DS yang viral dengan ucapan “cukup saya WNI, anak jangan”.

Sudarto mengingatkan  bahwa seluruh penerima beasiswa LPDP menempuh pendidikan dengan dana yang bersumber dari rakyat.

“Bahwa sekali lagi Anda semuanya bisa berpendidikan tinggi S2, S3, postdoc ataupun fellowship ya ataupun kegiatan lainnya beasiswa LPDP itu dari uang rakyat. Saya ada jargon sekarang LPDP, saya mau ingatkan teman-teman, ‘Lu pakai duit pajak’. Harus ingat itu,” tegasnya dalam konferensi pers pada Rabu, 25 Februari 2026.


Ia menjelaskan, LPDP berdiri dan berjalan karena kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana abadi pendidikan. Karena itu, alumni diminta menjaga etika, moral, serta nilai-nilai kebangsaan.

“LPDP ini terbentuk dan berjalan terus karena kepercayaan daripada masyarakat. Jadi mari kita jaga kepercayaan tersebut. Harapan masyarakat dengan membentuk dana abadi pendidikan ini adalah investasi jangka panjang menuju Indonesia emas,” ujarnya.

Meski menyayangkan polemik yang muncul, Sudarto memastikan kasus tersebut tidak mencerminkan keseluruhan alumni. 

Menurutnya, banyak penerima beasiswa yang kini mengabdi sebagai guru di pelosok, dosen, aparatur sipil negara, hingga profesional yang membawa nama Indonesia di tingkat global.

Sebelumnya, pernyataan DS terkait kewarganegaraan anaknya memicu kritik luas di media sosial. Polemik itu berbuntut pada keputusan pengembalian dana beasiswa beserta bunga yang dihadapi oleh suami bersangkutan karena belum menuntaskan kewajiban pengabdian.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat Lampung, Apa Maknanya?

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Safari Politik Jokowi Bukti Kepemimpinan Gibran dan Kaesang Lemah

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Jokowi dan PSI, Duri dalam Daging Pemerintahan Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:09

Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak El Nino 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05

Keiko Fujimori Akhirnya Bernasib Sama Seperti Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:03

KPK Sebut 10 Orang Diamankan dalam OTT Kuansing

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:57

Panitia Minta Jokowi Datang Setelah Acara Adat, Kunjungan Malah Batal

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50

Koperasi Beri Ruang Bagi Mahasiswa Berwirausaha

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:37

Tutup Perdagangan Akhir Bulan: IHSG Merosot ke 5.643, Rupiah Loyo Dekati Rp18 Ribu

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:28

Ketum AHY: Genap 25 Tahun, Partai Demokrat Ingin jadi Bagian Solusi

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:19

Selengkapnya