Berita

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim. (Foto: Tim Nadiem)

Hukum

JPU Ungkap Konflik Kepentingan di Kasus Chromebook

SELASA, 24 FEBRUARI 2026 | 16:29 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ada konflik kepentingan hingga simbiosis mutualisme dalam kasus dugaan korupsi pengadaan chromebook Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) terkait investasi PT Google Indonesia.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roy Riady mengatakan, indikasi konflik kepentingan terungkap dalam kesaksian mantan Sekretaris Nadiem Makarim, Deswitha Arvinchi dalam sidang lanjutan pada Senin (23/2/2026).

"Deswitha itu sekretaris menteri, dan dia mengatakan bahwasanya membenarkan adanya pertemuan di awal 2020 antara Pak Nadiem dengan petinggi Google yang bernama Caesar," kata Roy dikutip pada Selasa, 24 Februari 2026.


Pertemuan tersebut juga turut dihadiri pejabat eselon satu dan stafsus menteri Nadiem, Jurist Tan. Roy mengatakan, pertemuan tersebut menyepakati penggunaan Chrome OS. Setelah pertemuan tersebut, Caesar Sengupta kemudian diangkat sebagai Komisaris PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

"Pak Nadiem sebagai pemegang saham/founder (Gojek). Jadi di sini kelihatan simbiosis mutualismenya, di mana Google diberikan pengadaan di Kementerian Pendidikan, lalu pejabat Google itu didudukinya, diletakkannya sebagai komisaris di perusahaan dia," katanya.

Roy lalu mengurai keuntungan yang didapatkan Nadiem dari kerja sama tersebut.

“Pertama, keuntungan Rp809.596.125.000 itu keuntungan Nadiem mendapatkan performa atau dari perusahaan dia, yang mana dia bekerja sama dengan Google melalui korporasi yang dia sebagai pemilik," tambahnya. 

Meskipun kedudukan Nadiem sebagai menteri, ia punya kekuatan karena memberikan kuasa kepada Andre Kelvin sebagai beneficial owner untuk mengendalikan PT Gojek Indonesia. 

JPU juga mengungkap ada perusahaan lain yang berafiliasi dengan GoTo menerima saham, seperti PT Dompet Karya Anak Bangsa, PT Saham Anak Bangsa, PT ANK dan ada beberapa perusahaan lain.

Roy mengatakan, Nadiem yang juga komisaris utama mendapat keuntungan dari anak perusahaan dengan cara saham di PT AKAB (Aplikasi Karya Anak Bangsa) mengalihkan ke perusahaan investasi, salah satunya Endless Art Investment.

"Yang nanti dari Endless Art Investment itu dialirkan ke saham milik dia, atas nama dia, dan ke saham milik perusahaan yang dia juga sebagai pemegang sahamnya seperti PT ANK," tandasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya