Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Harga Emas Melambung Tembus Level Tertinggi dalam Tiga Pekan

SELASA, 24 FEBRUARI 2026 | 08:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Emas kembali mengukuhkan posisinya sebagai aset aman (safe-haven) di tengah memanasnya suhu politik dan ekonomi global. Pada perdagangan Senin 23 Februari harga logam mulia ini melonjak lebih dari dua persen, dipicu oleh ketidakpastian kebijakan tarif Amerika Serikat yang kembali mencuat.

Di pasar spot, emas melesat 2 persen ke angka 5.206,39 Dolar AS per ons, menandai titik tertingginya sejak akhir Januari lalu. 

Sementara itu, emas berjangka AS untuk kontrak April ditutup bahkan lebih perkasa dengan kenaikan 2,8 persen di posisi 5.225,60 Dolar AS per ons.


Sentimen utama yang menggerakkan pasar adalah rencana Presiden Donald Trump untuk menaikkan tarif impor dari 10 persen menjadi 15 persen batas maksimal yang diizinkan hukum, setelah kebijakan sebelumnya dibatalkan oleh Mahkamah Agung.

Selain faktor tarif, kondisi ekonomi internal AS turut memberikan tekanan. Inflasi inti yang lebih tinggi dari prediksi pada Desember, dibarengi perlambatan tajam pertumbuhan ekonomi kuartal IV, menciptakan kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama.

Meski aktivitas pasar di China masih melambat karena libur Tahun Baru Imlek, pergerakan instrumen logam lainnya cukup bervariasi:

Perak spot menguat 3,2 persen menjadi 87,23 Dolar AS per ons. Sedangkan platinum menyusut 0,7 persen ke 2.140,75 Dolar AS per ons.

Kini, fokus pelaku pasar tertuju pada pernyataan sejumlah pejabat The Fed yang dijadwalkan pekan ini untuk mencari petunjuk arah kebijakan moneter, serta memantau dinamika hubungan AS-Iran yang dapat memengaruhi stabilitas pasar global.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya