Berita

Ilustrasi (Gambar: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Ketidakpastian Dagang AS Tekan Pasar Eropa, STOXX 600 Tergelincir

SELASA, 24 FEBRUARI 2026 | 07:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa gagal mempertahankan momentum positifnya pada pembukaan pekan ini. 

Setelah sempat menikmati penguatan tajam pekan lalu, indeks pan-Eropa STOXX 600 terpangkas 0,45 persen ke level 627,70 pada penutupan Senin 23 Februari 2026 waktu setempat. 

Pemicu utamanya adalah kekhawatiran pelaku pasar terhadap kebijakan perdagangan Amerika Serikat AS). Presiden Donald Trump secara mengejutkan mengumumkan kenaikan tarif impor dari 10 persen menjadi 15 persen. Langkah ini memicu ketidakpastian global dan memaksa perusahaan-perusahaan Eropa menghitung ulang rantai pasok mereka.


Jerman menjadi yang paling terpukul. Indeks DAX, yang banyak menampung saham perusahaan eksportir, anjlok paling dalam sebesar 1,06 persen atau 268,72 poin menjadi 24.991,97.

Indeks FTSE 100 Inggris dan CAC Prancis juga ikut melemah tipis.

FTSE 100 berkurang 0,02 persen atau 2,15 poin ke posisi 10.684,74 dan CAC menyusut 0,22 persen atau 18,32 poin menjadi 8.497,17.

Sektor kesehatan turun 1,4 persen, diseret oleh anjloknya saham Novo Nordisk sebesar 16,5 persen setelah hasil uji klinis obat obesitasnya mengecewakan. Sektor industri dan jasa keuangan pun tak luput dari tekanan jual.

Sektor energi justru mencetak rekor berkat kenaikan harga minyak. Sektor utilitas menjadi penyelamat pasar dengan penguatan 1,1 persen, dipicu oleh lonjakan saham Enel Italia yang berencana meningkatkan investasi energi terbarukan.

Secara keseluruhan, pasar kini berada dalam fase waspada. 

Analis menilai kebijakan tarif yang dinamis ini akan terus menjadi beban bagi pelaku usaha karena potensi meningkatnya biaya hukum dan penyesuaian operasional di masa depan. Sebagai respons, zona euro mulai memperkuat kolaborasi internal dan memperluas kerja sama dengan Asia serta Amerika Latin untuk mengurangi ketergantungan.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya