Berita

Prabowo Subianto dan Anies Baswedan saat debat capres 2024. (Foto: RMOL)

Politik

Survei Median: Prabowo Teratas, Anies Membayangi

SELASA, 24 FEBRUARI 2026 | 05:29 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Lembaga survei Media Survei Nasional (Median) merilis hasil survei terbaru terkait tingkat keterpilihan (elektabilitas) sejumlah tokoh nasional apabila pemilihan presiden digelar saat ini. 

Survei yang dilakukan pada 10-14 Februari 2026 tersebut menunjukkan bahwa Presiden Prabowo Subianto masih menempati posisi teratas dengan angka elektabilitas sebesar 29 persen.

Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun mengatakan, ketika mengajukan pertanyaan kepada responden, jika pemilu presiden diadakan saat ini, siapa tokoh yang akan Anda pilih menjadi Presiden Republik Indonesia? 


"Hasilnya posisi Prabowo tetap relatif kuat di ruang persepsi publik digital," kata Rico melalui keterangan tertulis, dikutip Selasa 24 Februari 2026.

Di bawah Prabowo, nama Anies Baswedan menempati posisi kedua dengan perolehan 20,6 persen, disusul Dedi Mulyadi yang meraih 17 persen. 

"Jarak elektabilitas antara tiga besar ini menunjukkan adanya kompetisi yang cukup terbuka di papan atas," kata Rico.

Sementara itu, elektabilitas tokoh lainnya berada pada satu digit. Ganjar Pranowo memperoleh 5,2 persen, diikuti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebesar 4,2 persen, dan Purbaya Yudhi Sadewa dengan 4 persen.

Nama Gibran Rakabuming Raka tercatat memperoleh 2,6 persen, sementara Mahfud MD berada di angka 1,2 persen. Adapun Pramono Anung dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masing-masing memperoleh 1 persen.

Sejumlah tokoh lain seperti Joko Widodo, Sjafrie Sjamsoeddin, Susilo Bambang Yudhoyono, serta Rocky Gerung tercatat memperoleh elektabilitas di bawah 1 persen. Sementara itu, sebanyak 8,2 persen responden menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

Rico Marbun menegaskan bahwa survei ini dilaksanakan menggunakan kuesioner berbasis Google Form yang disebarkan melalui berbagai platform media sosial, dengan menyasar pengguna aktif berusia 17 tahun hingga di atas 60 tahun.

Distribusi dilakukan secara proporsional terhadap populasi pengguna media sosial dan menjangkau responden di seluruh wilayah Indonesia, dengan target responden sebanyak 1.200 orang.

Menurut Rico, hasil survei ini secara khusus merefleksikan persepsi kelompok masyarakat yang aktif di ruang digital.

“Temuan ini memberikan gambaran tentang dinamika opini publik di kalangan pengguna media sosial, yang saat ini menjadi salah satu arena penting dalam pembentukan persepsi politik,” pungkas Rico.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya