Berita

Fotokopi legalisir ijazah Joko Widodo. (Foto: Media sosial Bonatua Silalahi)

Publika

UGM seperti Lepas Tangan Keaslian Ijazah

SELASA, 24 FEBRUARI 2026 | 02:32 WIB

MESKI mengakui Joko Widodo alias Jokowi lulusan UGM, namun Rektor Ova Emilia sempat terkesan berlepas tangan terhadap keaslian suatu ijazah yang berada di tangan lulusannya, yang digugat Roy Suryo cs, bahwa ijazah itu 99,9 persen palsu. 

Tapi, kali ini, setelah Bonatua Silalahi mengantongi semua fotokopi legalisir ijazah Jokowi, baik saat maju sebagai Cawako, Cagub, maupun Capres, giliran kubu Jokowi pula yang lempar bola ke UGM.

Kubu Jokowi tak mau tahu dengan legalisir yang tak punya tanggal, termasuk NIP yang tak sesuai ketentuan, yang menjadi catatan Bonatua. 


Silakan saja, tanyakan pada pihak UGM! Begitulah kira-kira.

Yang paling penting bagi kubu Jokowi adalah semua ijazah legalisir Jokowi yang sudah diterima Bonatua, isinya identik. 

Tak ada yang melenceng satu dan lainnya. Terkait legalisir itu urusan lain.

Termasuk, ijazah legalisir yang dipakai untuk maju Cawako Solo 2005, yang sebelumnya dikatakan sudah dibakar oleh KPU Solo. 

Meski cap legalisir tak berwarna alias dikopi ulang menurut Roy Suryo.

Kubu Jokowi dan Roy Suryo, sama-sama memuji apa yang diperoleh oleh Bonatua dengan perspektif masing-masing. 

Kubu Roy Suryo makin yakin ijazah Jokowi palsu, tapi kubu Jokowi justru sebaliknya.

Pihak UGM belum terdengar bersuara terkait ijazah legalisir Jokowi sebanyak lima buah ditangan Bonatua Silalahi itu. 

Lima kali dilegalisir masak tak ada satu pun pertinggalnya, fotokopi ijazah legalisir itu di UGM?

Bonatua sendiri mengatakan akan menyurati UGM terkait kelima ijazah legalisir Jokowi itu, lengkap dengan pertanyaan atau kejanggalannya. 

Aneh juga kalau nanti UGM tak mengakui legalisir ijazah itu.

Kubu Jokowi agaknya tak bisa asal lempar ke UGM terkait legalisir ijazah Jokowi itu. 

UGM pun ternyata tak bisa asal lepas tangan terkait ijazah yang ada ditangan lulusannya, kalau tak bisa membuktikan.

Kendati pun lima ijazah legalisir Jokowi itu sudah ada di tangannya, Bonatua tak bisa memastikan ijazah itu asli atau palsu. 

Yang bisa disimpulkannya baru sebatas catatan-catatan. Baik plus maupun minus.

Menariknya, kedua kubu, baik Roy Suryo maupun Jokowi, memastikan yang bertolak belakang sesuai kepentingannya masing-masing. 

Kubu Roy Suryo makin yakin palsu, kubu Jokowi justru sebaliknya.


Erizal
Direktur ABC Riset & Consulting

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya