Berita

Anggota Bawaslu Lolly Suhenty dalam peluncuran program Ngabuburit Pengawasan selama bulan Ramadan di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH. Thamrin No. 14, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 23 Februari 2026. (Foto: Humas Bawaslu)

Politik

Bawaslu Luncurkan Ngabuburit Pengawasan Perkuat Kerja Non-Tahapan

SENIN, 23 FEBRUARI 2026 | 20:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) meluncurkan program Ngabuburit Pengawasan selama bulan Ramadan, yang mulai digelar di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH. Thamrin No. 14, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 23 Februari 2026.

Kegiatan yang digelar secara luring dan daring tersebut, dihadiri oleh Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja, Anggota yang mengampu Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu RI Lolly Suhenty, dan Anggota sekaligus Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Totok Hariyono.

Dalam pidato pembukaan, Lolly menyampaikan maksud penyelenggaraan program Ngabuburit Pengawasan yang mengangkat tema "Penguatan Spirit Kelembagaan Bawaslu". 


"Ngabuburit Pengawasan mengambil tema tentang penguatan spirit kelembagaan, karena hal yang pertama adalah bagi internal jajaran pengawas-pemilu, ini momentum yang paling tepat untuk mengingat kembali soal sumpah jabatan yang pernah diucapkan," ucap Lolly.
 
Selain itu, ia memandang momentum non-tahapan sekarang ini dapat menjadi masa refleksi bagi internal kelembagaan Bawaslu dan seluruh jajaran pengawas-pemilu untuk selalu diingatkan kembali soal pengabdian pekerjaan yang telah diamanahkan.

"Bahwa hari ini Bawaslu mendapatkan banyak sorotan, ada kritik membangun yang sifatnya konstruktif, ada kritik yang bikin panas telinga karena kemudian menjadi destruktif misalnya, adalah sebuah keniscayaan dari lembaga yang memang hadirnya itu kemudian dirasakan," tutur Lolly.

"Bagi saya, ketika kritik terhadap Bawaslu itu tajam, itu kuat, maka satu hal yang perlu kita ingat, berarti Bawaslu mendapatkan perhatian. Berarti Bawaslu menjadi penting karena orang kemudian memberikan perhatian," sambungnya.

Oleh karenanya, Lolly mengajak seluruh jajaran Bawaslu di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk bisa meresapi kembali semangat bekerja yang menjadi tugas penting dalam negara demokrasi.

"Dalam konteks demokrasi Indonesia, maka Ramadan menjadi penting untuk kita gunakan momentumnya, mengingatkan kita semua, sepanas apapun situasi yang ada, jangan pernah kehilangan harapan, karena sesungguhnya nilai yang kita perjuangkan akan bisa ditegakkan," jelas mantan Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat itu.

"Bagi seluruh jajaran Bawaslu Republik Indonesia yang ada di provinsi, kabupaten/kota, mari lakukan kerja-kerja terbaik di masa non-tahapan, karena kerja Bawaslu tidak hanya selama tahapan pemilu, tapi itu lintas waktu. Lima tahun dia dilantik, tugas kewajiban harus ditunaikan, termasuk di masa non-tahapan," demikian Lolly menambahkan.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya